Beranda News Pers Jurnalis Inilampung.com Wakili Lampung Ikuti “Travel Fellowship IV”

Jurnalis Inilampung.com Wakili Lampung Ikuti “Travel Fellowship IV”

BERBAGI
Fery Susanto Arsyad (Foto: Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Jurnalis portal berita online inilampung.com, Ferry Susanto Arsyad, akan mewakili jurnalis Lampung untuk mengikuti Lokakarya Meliput Daerah IV (Travel Fellowship IV), yang digelar Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Norwegia, 23—31 Agustus 2016.

Ferry akan bergabung dengan 9 jurnalis lainnya yang berasal dari 10 provinsi berbeda di Indonesia.

“Ada 10 jurnalis yang terpilih termasuk saya yang akan mengikuti kegiatan ini nanti,” kata Ferry, dalam rilisnya, Minggu (21/8/2016).

Ke-10 jurnalis itu nanti akan dikumpulkan dulu di Jakarta untuk mengikuti briefing, sebelum diberangkatkan ke daerah.

“Besok Senin siang (22/8/2016) saya akan mulai bertolak ke Jakarta. Saya belum tahu pasti nanti akan dikirim ke mana. Tetapi informasinya kemungkinan akan ke Kalimantan,” terang jurnalis yang juga dipercaya rekan-rekannya menjadi Ketua Forum Wartawan Politik Lampung (FORWAPOL) itu.

Pria berkacamata itu mengaku sangat beruntung dapat terpilih. Pasalnya kegiatan tersebut dapat membantu dirinya dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kemampuan sebagai jurnalis, khususnya dalam membuat tulisan terkait perubahan iklim.

“Mohon doa seluruh rekan-rekan jurnalis Lampung, semoga kegiatan tersebut nanti lancar tanpa ada kendala apapun,” harapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lembaga Pers DR. Soetomo (LPDS) Priyambodo RH dalam rilisnya menjelaskan, peserta MDK IV dipilih berdasarkan pertimbangan tingkat keaktifan alumni lokakarya Meliput Perubahan Iklim pada periode 2012 hingga 2016 lalu.

“Selain itu dari masukan dalam lokakarya Meliput Perubahan Iklim (MPI) yang bersangkutan, hingga kiriman karya pascalokakarya,” terangnya.

Dikatakannya, untuk MDK IV ini setiap peserta sudah ditentukan ke daerah ketiga mana ia ditugaskan, seluruhnya berada di luar pulau Jawa. Selama di daerah penugasan, ujarnya, peserta wajib menghimpun bahan rujukan, wawancara dan pengamatan untuk menulis tiga produk liputan.

“Yakni, tulisan feature interpretatif 600 kata mengenai isu lokal perubahan iklim, profil 400 kata mengenai seorang narasumber, dan naskah topik bebas 400 kata,” terangnya.

Setelah para peserta kembali ke Jakarta, lanjutnya, maka masing-masing diminta untuk menjelaskan secara lisan ringkas hasil liputan masing-masing.

“Selanjutnya, peserta diminta memaparkan tulisan feature interpretatif yang dibuatnya secara bergilir. Karya masing-masing peserta akan dikomentari peserta lainnya,
dari segi penyajian dan isi. Dipandu oleh tim mentor LPDS membedah karya. Seluruh hasil tulisan peserta tersebut nantinya akan kami terbitkan menjadi sebuah buku,” tutupnya

loading...