Beranda Views Kisah Lain Agar Bisa Bersekolah, Kakak Beradik Ini Mengais Rezeki Hingga Malam Hari

Agar Bisa Bersekolah, Kakak Beradik Ini Mengais Rezeki Hingga Malam Hari

BERBAGI
Yola Saputra (13) dan Tahji (10), kakak beradik pemulung‎ yang tanpa lelah mengais rezeki tiap malam.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Di bawah temaram lampu jalanan, Yola Saputra (13) dan Tahji (10), kakak beradik pemulung ini berjalan menyusuri jalanan Jenderal Sudirman, Kotabumi, Lampung Utara untuk mengais rezeki.

‎Meski waktu telah menunjukkan sekitar pukul 21. 45 WIB, kedua bocah ini tetap semangat melangkahkan kakinya yang beralaskan sandal jepit butut ‎sembari melihat ke kanan dan kiri berharap ada sedikit sampah – sampah berharga yang bisa dipungut.

Sayangnya, hasil yang didapat malam ini tak seberapa hasilnya karena karung-karung ukuran jumbo ‎yang mereka panggul di atas bahu mereka terlihat jelas tak banyak isinya.

“Kami mau pulang ke rumah, Om. Kami ini kakak – adik,” kata Tahji, Sabtu malam (10/8/2016), dengan malu – malu.

Mengais rezeki hingga malam hari: Yang penting halal dan bisa bersekolah.
Mengais rezeki hingga malam hari: Yang penting halal dan bisa bersekolah.

Setiap pukul 19.00 WIB, kakak beradik pemulung ini keluar dari rumah mengais reeki untuk membantu perekonomian keluarga mereka. Kendati tiap malam bergelut dengan sampah, keduanya mengaku masih tetap bersekolah seperti biasa.

Tahji mengaku tidak malu mengais rezeki dengan cara mengumpulkan barang bekas. Yang penting, pekerjaan yang ditekuninya halal dan bisa meringankan beban orang tuanya. Dan, yang lebih penting lagi dirinya dan adiknya bisa terus bersekolah.

“Saya kelas 2 SMP. Adik saya ini kelas empat SD, Om,” tuturnya sembari meminta izin untuk pulang ke rumahnya yang berada di Jalan St. Gading Marga, Kotabumi tepatnya di sekitar bekas Bioskop Garuda.