Beranda Hukum Kriminal Anakidah! SM Menggauli Anak Gadisnya Selama Dua Tahun

Anakidah! SM Menggauli Anak Gadisnya Selama Dua Tahun

BERBAGI
SM saat diperiksa di Polres  Lampung Utara, Jumat (26/6/2015).

Feaby/Teraslampung.com

KOTABUMI–SM (50), warga ‎Desa Sidomukti, Kecamatan Abung Timur, Lampung Utara, layak disebut ayah bejat. Bukannya melindungi anak gadisnya, ia justru tega merampas kehormatan putrinya, IN (16) dengan menggaulinya. Bukan sekali-dua kali, tetapi berkali-kali selama dua tahun.

Jumat pagi (26/6/2015), IN ditemani pamannya melaporkan kebejatan SM  ke kantor Polres Lampung Utara. Siang harinya, polisi langsung membekuk SM di rumahnya,

JU (41), paman korban,  menceritakan kisah pilu ini pertama kali terungkap kala keponakannya tersebut menceritakan perbuatan ayahnya kepada salah satu teman dan kakak kandungnya yang tinggal di Jakarta. Mendengar penderitaan adiknya tersebut, kakaknya lantas segera memboyong adiknya ke Jakarta.

 “Ketahuannya baru seminggu kemarin. Karena kejadian itu IN (16) diungsikan ke tempat saya di Jakarta,” kata JU saat ditemui di Mapolres Lampung Utara, Jum’at (26/6).

JU menuturkan, keponakannya mengaku aksi bejat SM telah berlangsung selama dua tahun. SM melakukan perbuatan bak binatang itu paling sedikit satu kali dalam seminggu. Lebih gilanya lagi, hal itu dilakukan SM selama dua tahun. Namun, karena lihainya menyimpan perbuatannya, aksi SM baru terbongkar sejak seminggu terakhir ini.  

“Saya dan keponakan saya (IN) sengaja datang dari Jakarta untuk laporkan perbuatan bejat ini ke Polres Lampura,”

Kasat Reskrim Polres Lampura. Iptu Supriyanto mengatakan pihaknya langsung bergegas menuju kediaman tersangka SM untuk menangkapnya sesaat setelah menerima laporan korban. “T‎ersangka telah kami amankan dan sedang dalam proses penyelidikan. Tersangka akan dijerat Undang – Undang Perlindungan Anak,” tegas dia.

Tersangka SM tidak mengelak telah melakukan perbuatan asusila kepada putrinya. Namun ia tak dapat mengingat telah berapa kali menggauli anak kandungnya itu. 

SM  mengaku setiap melakukan hubungan haram tersebut sengaja tak menumpahkan spermanya di luar agar anak gadisnya tidak hamil.

“Saya enggak sudah berapa kali Pak,” katanya dengan lirih seakan baru menyesali perbuatannya yang telah merampas masa depan putri kandungnya itu.