Beranda News Diduga Malapraktik: Pasien RSBW Meninggal Dunia, Polisi Segel Mesin Cuci Darah dan...

Diduga Malapraktik: Pasien RSBW Meninggal Dunia, Polisi Segel Mesin Cuci Darah dan Genset

BERBAGI
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol Dicky Patria Negara saat diwawancarai para awak media saat di RS Bumi Waras, Selasa malam (18/10/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Lampung, Kombes Pol Dicky Patria Negara, mengatakan kedatangan timnya ke Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait meninggalnya seorang pasien akibat listrik  mati pada saat pasien cuci darah di rumah sakit tersebut, Selasa pagi (18/10/2016).

“Olah TKP ini merupakan tindak lanjut dari laporan Enrico mengenai dugaan malapraktik di RSBW yang mengakibatkan adiknya Bramanto meninggal dunia,”ujar Dicky saat mengunjungi RSBW, Selasa (18/10/2016) malam.

Dikatakannya, petugas yang turun kelokasi kejadian, sudah melakukan pengamanan di TKP dan melakukan penyegelan mesin cuci darah dan genset. Hal tersebut dilakukan, untuk memeriksa kondisi mesin cuci darah yang digunakan oleh korban Bramanto.

BACA: Akibat Listrik Padam, Pasien RSBW Meninggal Dunia Setelah Mesin Cuci Darah Mati

“Untuk TKP sudah kami sterilasasi, petugas sudah memasang garis polisi,”ungkapnya.

Dicky mengutarakan, pada saat bersamaan selain korban Bramanto yang meninggal dunia saat cuci darah, dalam ruangan Hemodialisa itu ada empat pasien lainnya bersama korban melakukan cuci darah. Tapi keempat pasien lainnya itu, tidak terjadi apa-apa saat kondisi listrik padam.

“Untuk proses penyelidikan, kami akan periksa para saksi dan juga ahli dan juga puhak PLN. Karena saat kejadian korban Bramanto meninggal dunia, listrik dipadamkan PLN,”terangnya.

Ditegaskannya, untuk memperkuat bukti, perlu dlakukannya autopsi terhadap jenazah korban Bramanto. Namun pihaknya, akan meminta persetujuan dari pihak kelurga korban mengenai hal tersebut.

Diketahui, Salah satu pasien Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW), Bramanto (45) warga Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Kupang Kota, Telukbetung Utara meninggal dunia saat menjalani proses cuci darah, pada Selasa pagi (18/10/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.

SIMAK: Pasien Cuci Darah Meninggal Dunia, Ditreskrimsus Polda Lampung Periksa Genset RSBW

Bramanto meninggal dunia karena mesin cuci darah di RSBW mati saat listrik padam, lalu UPS mesin cuci darah rusak. Akibatnya pada saat listrik padam, mesin cuci darah yang digunakan Bramanto pun mati.

BACA JUGA: