Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Dinkes Lampung Utara Sita 16 Bungkus Makanan Daging Olahan

Dinkes Lampung Utara Sita 16 Bungkus Makanan Daging Olahan

BERBAGI
‎Petugas Dinas Kesehatan Lampung Utara memeriksa sejumlah makanan daging olahan yang diduga tak berizin.
‎Petugas Dinas Kesehatan Lampung Utara memeriksa sejumlah makanan daging olahan yang diduga tak berizin.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Petugas Dinas Kesehatan Lampung Utara menyita 16 makanan daging olahan dalam kemasan yang tak mengantongi izin dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Selasa pagi (30/8/2016)

Makanan olahan seperti bakso ikan, nuget, dan sosis ini ditemukan dari kedua penyalur makanan yang berada di Kelurahan Sri Basuki, Kotabumi. ‎Kedua rumah atau toko itu masing – masing milik Mulyadi dan Ansori.

‎”Dari kedua rumah itu, makanan olahan yang kami temukan ternyata tak ada izinnya. Jika pun ada izin, izinnya hanya izin Produk Industri Rumah Tanggar (PIRT),” kata Kasie Farmasi Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan, Ibnu Chatab.

Menurut Ibnu, ‎PIRT untuk makanan tidak diperuntukkan bagi makanan daging olahan atau dengan kata lain, PIRT hanya untuk makanan yang memiliki batas kedaluwarsa yang singkat. Lantaran tak berizin atau tak sesuai izinnya, pihaknya kemudian menyita sejumlah makanan tersebut untuk diuji kandungannya.

“Kepada pelaku usaha, kami imbau untuk tidak menjual yang tak memenuhi standar kesehatan. Jika tetap diedarkan, maka akan ada sanksi sesuai dengan Undang – Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan,” imbaunya.

Menyikapi temuan tersebut, Mulyadi berkilah bahwa dirinya sama sekali tak mengetahui jika makanan itu tidak boleh dijual. Makanan itu didapatnya dari distributor di Bandarlampung. Namun baik Mulyadi maupun Ansori mengaku siap untuk tak lagi menjual makanan tersebut ke warga jika memang dilarang untuk beredar.

“Kalau memang dilarang, pasti enggak kami jual lagi,”kata mereka‎.