BERBAGI
Yen Djoenady dalam even di Mal Boemi Kedaton, beberapa waktu lalu.

TERASLAMPUNG.COM — Setelah sukses memisualkan puisi menjadi karya rupa dalam even bertajuk “Ketika Kata Menjadi Warna” di Mal Boemi Kedaton, Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Lampung (DKL) kembali akan menggelar pameran bertajuk “Dialog Visual di Atas Kanvas Pelukis Lampung”, di Gedung Olah Seni, Taman Budaya Lampung, Jalan Cut Nyak Dien No.24 Bandarlampung, 6- 12 Oktober 2016 mendatang.

Ketua Komite Seni Rupa DKL Salvator Yen Joenaedhy mengatakan pameran ini terbuka untuk para perupa Lampung. Untuk keperluan teknis para perupa Lampung yang ingin meramaikan pameran bersama ini bisa mengirimkan foto karya, bio data dan foto diri untuk kepentingan pembuatan katalog pameran.

“Kami akan tunggu persyaratan ini hingga tanggal 26 September 2016 mendatang. Sedangkan untuk pengumpulan karya yang kan diikutkan dalam pameran ditunggu hingga tanggal 4 Oktober,” kata Yen, Kamis (22/9/2016).

Pada ajang ini juga akan dipamerkan karya lukisan para pelukis hasil demo lukis dalam even Ketika Kata Menjadi Warna.

“Dalam kesempatan ini juga kembali akan digelar atraksi melukis oleh peserta pameran. Ini salah satu upaya untuk meningkatkan apresiasi masyarakat Lampung, agar apresian tahu proses penggarapan sebuha karya lukis yang dilakukan seniman, mulai dari sebuah kanvas putih menjadi sebuah karya lukisan,” imbuh Yen.

Dalam kesempatan ini, Yen Joenaedhy, sebagai Ketua Komite Seni Rupa DKL juga mengajak para perupa Lampung untuk bersama-sama menumbuhkembangkan iklim berkesenian khususnya dalam bidang seni rupa.

“Seniman harus terus tetap berkarya. Karena seniman dinilai eksistensinya dengan berkarya dan ajang pameran merupakan wadah untuk menunjukan karya dan pencapaian estetis seorang perupa,” ujar perupa Lampung yang pernah menjadi finalis ajang bergengsi kompetisi Philip Moris beberapa tahun lalu.

LEAVE A REPLY