Beranda Hukum Kriminal Dua Tersangka Spesialis Pencuri Rumah Kosong Mengaku Mencuri karena Disuruh

Dua Tersangka Spesialis Pencuri Rumah Kosong Mengaku Mencuri karena Disuruh

BERBAGI
Spesialis Pencuri di rumah kosong di Lampung
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dery Agung Wiyaja menginterogasi dua spesialis pencuri di rumah kosong, Rabu (24/8/2016)

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Tersangka Boncel (44) dan Ahmad (24) mengaku, telah melakukan pencurian di salah satu rumah yang berada di perumahan di daerah Sukarame, beberapa hari lalu. Menurutnya, aksi pencurian yang dilakukannya tersebut karena atas perintah atau suruhan temannya berinisial UM yang saat ini belum tertangkap.

“Yang punya ide mencuri itu, teman saya UM dan dia (UM) menjanjikan pembagian uang hasil pencurian,”kata Ahmad, Rabu (24/8/2016).

Menurutnya, saat melakukan aksi pencurian, tidak hanya ia dan Boncel saja UM juga ikut dalam aksi pencurian tersebut.

“Perannya UM, mengawasi situasi sekitar, kalau yang masuk ke dalam rumah korban dan mengambil barang berharga itu saya dan Boncel,”katanya.

Diakuinya, bahwa dirinya pernah menjalani hukuman pidana penjara selama enam bulan di Lapas Kelas IA Bandarlampung (Lapas Rajabasa) 2015 lalu.

“Saya dipenjara karena terlibat kasus penganiayaan,”ungkapnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 7 tahun.

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, membekuk dua tersangka spesialis pencurian rumah kosong, Boncel (44) warga Enggal dan Ahmad (24) warga Sukarame. Kedua tersangka, dibekuk di rumah salah satu tersangka di daerah Sukarame, Bandarlampung, pada Senin (22/8/2016) lalu.

Dari penangkapan kedua tersangka, disita dua tanaman bonsai bernilai ratusan juta.