Beranda Hukum Narkoba Gagal Diselundupkan, 50 Ribu Butir Ekstasi dari Medan Disita Polisi di Pelabuhan...

Gagal Diselundupkan, 50 Ribu Butir Ekstasi dari Medan Disita Polisi di Pelabuhan Bakauheni

BERBAGI
Pil ekstasi (ilustrasi)

Teraslampung.com, Kalianda¬†— Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan mengagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 14 Kg dan 50 bungkus plastik berisi pil ekstasi warna kuning sekitar 50 ribu butir, pada Kamis (15/9/2016) lalu sekitar pukul 05.30 WIB. Polisi mengamankan barang haram asal Medan itu, di Seaport Interdiction Pelabuhan (SIP) Bakauheni.

Berdasarkan informasi yang didapat teraslampung.com, terungkapnya penyelundupan barang bukti narkoba puluhan kilogram sabu-sabu dan ribuan butir pil ekstasi tersebut, saat petugas melakukan pemeriksaan rutin di Seaport Interdiction Pelabuhan (SIP) Bakauheni, pada Kamis (15/9/2016) lalu sekitar pukul 05.30 WIB.

Penangakapan bernula saat petugas menghentikan salah satu kendaraan truk kontainer nomor polisi B 6997 JK yang dikendarai oleh seseorang berinisial RS (36) warga Dusun Kuto, Dess Pante Ara, Peusangan. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 14 Kg dan 50 ribu butir pil ekstasi.

Barang haram sebanyak itu, disimpan di dalam tiga buah tas besar yang diletakkan diatas kepala kendaraan kontainer. Puluhan kilogram sabu-sabu dan ribuan butir pil ekstasi tersebut, diduga dibawa dari Medan, Sumatera Utara dan akan di kirimkan ke Jakarta.

Selanjutnya, petugas membawa sopir kontainer berinisial RS (36), bersama barang bukti 14 Kg sabu-sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi ke Mapolres Lampung selatan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan kasusnya.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Selatan, AKP Syahrial saat dikonfirmasi membenarkan, adanya penangkapan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi dalam jumlah yang cukup besar. Petugas mengamankan barang haram tersebut, di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

“Ya benar, ada tangkapan sabu-sabu dan ekstasi dalam jumlah besar,”kata Syahrial, Senin (19/9/2016) malam.

Namun saat ditanya mengenai kronologis penangkapan maupun tersangka dan jumlah barang bukti narkoba yang disita, Syahrial enggan membeberkannya.

“Besok sajalah, kan mau kita ekspos di Mapolres Lampung Selatan. Rencananya besok mau dieksposnya dan Bapak Kapolda langsung yang mau ekspos,”ujarnya.