Beranda Hukum Kriminal Gagal Rampas Sepeda Motor, Pembegal Bacok Korbannya

Gagal Rampas Sepeda Motor, Pembegal Bacok Korbannya

BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Abdilah Sofyan, warga Bandar Rejo, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara tergolek lemah di RSUD Ryacudu Kotabumi, Rabu (16/9) akibat sabetan parang begal.

Kotabumi–Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Inilah yang dialami oleh Abdilah Sofyan, warga Bandar Rejo, Kecamatan Blambangan Pagar, Lampung Utara. Akibat kurang berhati – hati dalam melayani seseorang yang berniat membeli motornya, korban nyaris menjadi korban pembegalan di daerah Pancasila, Kecamatan Kotabumi, sekitar pukul 18:00 WIB.

Meski motor Yamaha Vixion dengan plat BE 7826 HY miliknya tak sempat dibawa kabur pelaku, korban mengalami luka bacok di telapak tangan kirinya dan luka memar di bagian mulut. Kini, korban sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu, Kotabumi.

Abdilah menceritakan, aksi percobaan pembegalan motor yang nyaris menimpanya tersebut bermula saat pelaku menghubungi dirinya karena berminat membeli motornya yang dijajakan di akun Facebook jual – beli Kotabumi. Keduanya kemudian sepakat bertemu di daerah Simpang Propau. Pelaku saat itu datang seorang diri dan tak membawa kendaraan.

“Kami janjian temu di Propau. Dia mau coba motor dan saya ikut. Lalu, dia (pelaku) bilang mau sekalian ambil motor. Saya ikut dan enggak tahunya sampai di situ (lokasi),” tuturnya sembari meringis menahan sakit.

Setibanya di daerah Pancasila, tepatnya di kebun karet, masih menurut korban, pelaku lantas memintanya berhenti setelah sebelumnya sempat menakut – nakuti korban dengan mengatakan kepada dirinya jika pelaku membawa senjata tajam. Setelah motor yang mereka kendarai berhenti, tanpa ba – bi – bu, pelaku langsung meninju mulutnya.

Mendapat pukulan seperti itu, korban pun lantas melakukan perlawanan. Namun saat keduanya berduel, muncul salah seorang warga sekitar yang hendak melintas di lokasi tersebut. Dengan liciknya, pelaku berteriak kepada warga dimaksud bahwa dirinya akan dibegal oleh korban.

Sejurus kemudian, pelaku langsung menyambar parang yang dibawa warga tersebut untuk dibacokan kepada korban. Merasa terancam, secara refleks, korban berusaha menangkis sabetan parang itu dengan tangan kirinya.

“Ada orang pulang dari sawah. Ngakunya dia (pelaku) mau dibegal. Terus dia ambil golok bapak itu untuk bacok saya,” terangnya.

Usai melukai korban, pelaku lantas kabur menerobos kebun warga. Korban lantas dibawa ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk mendapat pengobatan.‎