Beranda Hukum Kriminal Inilah Alasan Hendrik Membunuh Istrinya

Inilah Alasan Hendrik Membunuh Istrinya

BERBAGI

Zainal Asikin/Terasalampung.com

Tersangka Hendrik dromiko (37)pelaku pembunuhan terhadap istrinya Santi Safitri (29) saat dibawa petugas Satreskrim Polresta Bandarlampung, Senin (21/9).

BANDARLAMPUNG-Tersangka Hendrik dromiko (37) yang telah tega membunuh istrinya sendiri, Santi Fitri (29), Minggu (20/9/2015) lalu di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Bandarlampung sekitar pukul 07.00 WIB telah diamankan di Polsekta Panjang. Tersangka Hendrik beralasan membunuh istrinya karena terbakar api cemburu. Ia menduga  istrinya selingkuh dengan pria lain.

Menurut pengakuan Hendrik, sebelum ia menghabisi nyawa istrinya Santi Fitri, ia mencium adanya perselingkuhan istrinya dengan orang lain. Sejak saat itulah ia dan istrinya sering bertengkar. Puncak kemarahnya, ketika itu ia melihat adanya bercak darah di lantai kamar mandi di rumah kontrakannya.

“Gara-gara lihat bercak darah dilantai itulah saya langsung emosi,. Lalu kami berdua ribut. Karena sudah tak tahan lagi menahan emsoi, langsung saya tampar dia (Santi). Lalu saya saya ajak keluar rumah pakai kendaraan bermotor,”ucap Hendrik di hadapan petugas dan awak media, Senin (21/9). (Baca: Warga Ketapang Panjang Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan).

Ketika berada di luar rumah, sambung Hendrik, tepatnya di pinggiran Jalan Lintas (By Pas) tidak jauh dari rumahnya, ia yang masih dalam keadaan emosi, menghentikan laju kendaraannya.

Hendrik turun dari sepeda motornya dan langsung menarik tangan Santi ketika masih duduk di atas motor. Santi kemudian terjatuh dari motor. Ketika jatuh itulah ia langsung mengambil batu dan langsung menghantamkan batu itu tepat dibagian kepala istrinya sebanyak lima kali.

“Jadi saat istri saya jatuh dengan posisi telungkup dan disampingya ada batu, lalu batu itu saya ambil dan saya hantamkan di kepalanya sebanyak lima kali. Pertama saya pukul dua kali kepalanya di bagian belakang, lalu Santi saya balikkan posisinya dan saya pukul lagi dibagian wajahnya sebanyak tiga kali,”kata dia.

Setelah itu, ia langsung pergi meninggalkan istrinya dan berusaha kabur untuk bersembunyi di daerah Padang Cermin Pesawaran. Ketika diperjalanan, karena merasa bersalah dan sadar apa yang sudah diperbuatnya, ia kemudian menyerahkan diri ke Polsek Natar, Lampung Selatan, Minggu (20/9) siang.(Bac: Diduga Membunuh Istrinya, Suami Santi Ditangkap).

“Saat melakukan perbuatan itu, saya tidak sadar kalau saya sudah membunuh istri saya. Saat itu memang saya emosi dengan dia (Santi), mungkin karena pengaruh minuman keras. Karena sebelum terjadinya keributan, saya baru minum-minuman keras,”ungkapnya.