Beranda Ekbis Bisnis Inilah Perbedaan Batu Obi dengan Raflesia Bengkulu

Inilah Perbedaan Batu Obi dengan Raflesia Bengkulu

BERBAGI
Batu King Obi, harganya mencapai Rp 4 juta-R8 juta.
Batu King Obi, harganya mencapai Rp 4 juta-R8 juta.

BANDARLAMPUNG, Teraslampung– Batu Bacan Obi asal Halmahera, Maluku Utara kini sedang naik daun. Kepopulerannya tidak kalau dengan pendahulunya, Bacan Doko atau Bacam Palamea. Namun, hampir sebagian besar penghobi batu akik di Pulau Sumatera melengos jika ditunjukkan Bacan Obi . Pasalnya, Bacan Obi sekilas sama dengan Raflesia Bengkulu, yakni warnanya kuning kemarahan. Padahal sejatinya Bacan Obi jauh berbeda dengan Raflesia Bengkulu, baik dari segi harga maupun warna, elemen pembentuk, maupun posisi batu saat sebelum diesplorasi hingga menjadi batu cincin yang indah.

Satu perbedaan Batu Obi dengan Raflesia Bengkulu adalah posisinya dalam perut bumi. Menurut Budi, pemulia Batu Obi di Halmahera, batu Bacan Obi usianya sebenarnya jauh lebih tua dibanding Bacan Doko.

Batu Red Raflesia: mirip Bacan Obi tetapi harganya masih jauh di bawah Bacan Obi.

“Tingkat kekerasannya pun lebih baik. Untuk mendapatkan bahannya, kita harus melakukan penggalian hingga 40 meter di bawah permukaan tanah. Saya kira Raflesia Bengkulu,” katanya.

Perbedaan kedua, kata Budi, satu bongkahan bahan Bacan Obi tidak hanya berwarna kuning atau kemerahan, tetapi bisa berwarna kuning, puting, cokelat, merah, maupun ungu.

“Meski bahan Obi maupun Raflesia yang bagus bisa sama-sama tembus jika disenter, tetapi jika diolah menjadi batu cincin maka Batu Bacan Obi akan lebih mengilat atau cerah. Kalau beruntung, kita bisa mendapatkan varian Bacan Obi yang nilainya lebih tinggi, yakni Nukleus,” kata Budi.

King Obi, warnanya kemerahan. Harganya pun “gila-gilaan”.

Menurut Budi, Batu Nukleus artinya adalah inti batu. Ciri-cirinya, jika batu digoyang-goyangkan di dalamnya akan tampak seperti air atau garis pembentuk garis geometri.

“Jika kena matahari, permukannya akan makin mengilat,” kata dia.

Karena keunikannya itu, kata Budi, dalam beberapa bulan terakhir ini Bacan Obi (termasuk Nukleus) banyak diburu penggila batu akik. Satu batu Bacan Obi ukuran sedang dengan dimensi 12 x 9 mm harganya bisa mencapai Rp 4 juta hingga Rp 8 juta.

Batu Nukleus dari Halmahera, harganya lebih gila dibanding Bacan Doko.

“Harga Batu Nukleus bisa lebih ‘gila lagi’,” kata Budi,”satu cincin batu akik Nukleus harganya bisa mencapai belasan juga bahkan ratusan juta rupiah. Artinya, dari segi harga ¬†bisa mengalahkan Bacan Doko.”



M. Gesit Prambudi