Beranda Hukum Kriminal Jadi Korban Balas Dendam Terbunuhnya Begal, Sekdes Malang Sari Tewas Dihakimi Massa

Jadi Korban Balas Dendam Terbunuhnya Begal, Sekdes Malang Sari Tewas Dihakimi Massa

BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Ilustrassi

BANDARLAMPUNG – Penyanderaan yang dilakukan oleh warga Desa Batu badak, Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur terhadap Kapolsek Tanjung Bintang, Komisaris Tri Hendro Prasetyo beserta rombongan perwakilan tokoh masyarakat (tomas) Tanjung Bintang merupakan buntut dari tewasnya salah satu warga Desa Batu Badak, Yusuf.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, Masalah ini berawal saat warga Dusun Temanggung Desa Malangsari, Tanjung Bintang, Lampung Selatan menghakimi dua warga Desa Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung (bukan Kecamatan Jabung, seperti banyak dilansir media selama ini–Red.). Yusuf yang diduga sebagai pelaku pembegalan tewas dan satu lagi kritis pada Rabu (22/7/2015) lalu.

Setelah peristiwa tersebut, untuk meredakan suasana yang memanas Kapolsek Tanjung Bintang dan tiga anggotanya, perwakilan tokoh masyarakat dan Sekretaris Desa Malangsari Adil Darmawan (40) mencoba melakukan negosiasi perdamaian antara Desanya dengan Desa Batu Badak, Kecamatan Jabung, Lampung Timur dengan mendatangi rumah Yusuf di Desa batu Badak, Selasa (28/7) sekitar pukul 19.30 WIB.

“Kedatangan Kapolsek Tanjung Bintang, Komisaris Tri Hendro Prasetyo dan rombongan ke rumah keluarga Yusuf, hendak memediasi agar tidak terjadinya konflik antar kampung. Sebelumnya, sudah ada perdamaian antara kedua belah pihak. Namun, pihak aparat Desa Malangsari kembali ke Desa Batu Badak untuk mempererat tali silaturahim,”ujar Sulis, Rabu (29/7).

Dalam mediasi tersebut, sambung Sulis, tidak terjadi kesepakatan. Hingga akhirnya, warga Desa Batu Badak kemudian melakukan pengepungan dan menyandera Kapolsek Tanjung Bintang beserta rombongan.

“Nahas dalam pengepungan itu, seorang Sekretaris Desa (Sekdes) Malang Sari, Tanjung Bintang, Adil Darmawan (40) tewas dilokasi kejadian setelah dihakimi oleh massa. Sementara Kapolsek Tanjung Bintang dan rombongan lainnya, berhasil lolos dan diselamatkan dari kepungan massa,”terang Sulis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya Sekdes Desa Malang Sari, Tanjung Bintang, Aidil Darmawan saat rombongan korban dan Kapolsek Tanjung Bintang akan pulang karena tidak terjadi kesepakatan dalam mediasi. Rombongan tersebut datang, pada malam tujuh hari meninggalnya Yusuf terduga begal yang tewas di massa oleh warga Dusun Temanggung Desa Malangsari, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.

Pada saat keluar dari rumah duka di Desa Batu Badak, Selasa (28/7/2015) sekitar pukul 19.30 WIB Sekdes Malangsari langsung dianiaya oleh massa hingga kritis, dan akhirnya meninggal. Dari luar rumah Yusuf, ada sekelompok orang yang diduga sebagai provokasi.

Massa meminta Sekdes Malang Sari, bertanggungjawab atas tewasnya Yusuf. Meski sebelumnya Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol Tri Hendro Prasetyo bersama rombongan sempat disandera. Petugas yang mendapat informasi tersebut, langsung menuju ke lokasi kejadian dan berhasil menyelamatkan Kapolsek Tanjung Bintang dan rombongan lainnya setelah dibantu aparat gabungan dan dari Polres Lampung Timur.

Selain mengakibatkan korban jiwa, massa pun melakukan pengrusakan dengan membakar hangus kendaraan mobil Avanza dengan plat nomor B 8413 RL milik Kapolsek Tanjung Bintang. Kemudian pasca terbunuhnya Sekdes Malang Sari, situasi rumah-rumah warga di sekitar TKP Desa batu badak kosong karena ditinggal pergi oleh penghuninya.

Untuk meredam situasi agar tidak terjadinya konflik antarwarga, ratusan aparat gabungan diterjunkan yakni dari kepolisian dan TNI pada malam kejadian. Ratusan personil tersebut, langsung melakukan penjagaan baik di Desa Malangsari, Tanjung Bintang, Lampung Selatan dan di Desa Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung,  Lampung Timur.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di Desa Malangsari Lampung Selatan, Rabu siang (29/07/2015), aparat kepolisian dan TNI melakukan penjagaan di perbatasan Lampung Selatan dan Lampung Timur.

Tim Jatanras Polda Lampung, diterjunkan untuk melakukan penyelidikan dan mencari pelaku pengroyokan yang menewaskan Sekdes Malang Sari dan pelaku pembakaran mobil milik Kapolsek Tanjung Bintang.