Beranda News Jumat Keramat dan Cerita Lain tentang Kombes Khrisna Murti

Jumat Keramat dan Cerita Lain tentang Kombes Khrisna Murti

BERBAGI
Sertijab Wakapolda Lampung: Kombes Pol Krishna Murti menggantikan Kombes Pol Bonifasius Tampoi.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kombes Pol Krishna Murti yang dipromosikan menjadi Wakapolda Lampung berdasarkan surat telegram Mabes Polri No. ST/1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016 tersebut pada hari Jumat. Kemudian pemberhentiannya sebagai Wakapolda Lampung diterbitkan Mabes Polri pada hari Jumat juga. Yakni berdasarkan surat telegram Kapolri No. ST/2325/IX/2016 tertanggal 23 September 2016.

Promosi dan pencopotan jabatan Wakapolda bagi Kombes Krisna Murti  sama-sama terjadi pada hari Jumat. Jumat menjadi hari istimewa bagi Kombes Pol Krishna Murti. Surat telegram Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk pengangkatan Krisha Mutri sebagai Wakapolda Lampung, begitu juga dengan pemberhentiannya dari jabatannya juga diterbitkan pada hari Jumat.

Mantan Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti dipromosikan menjadi Wakapolda Lampung berdasarkan surat telegram Mabes Polri No.ST/1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016, penerbitan itu pada hari Jumat.

Krishna menggantikan Kombes Pol Bonifasius Tampoi yang mendapatkan posisi baru sebagai Seslem Sepim Polri Lemdikpol. Pada serah terima jabatan (sertijab) Wakapolda Lampung tersebut, berlangsung pada hari Jumat tanggal 12 Agustus 2016.

Sejak saat itulah alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 ini, secara resmi menjabat sebagai Wakapolda Lampung atau orang nomor dua di Kepolisian Daerah (Polda) Lampung.

Secara mengejutkan, Krishna dicopot dari jabatannya sebagai Wakapolda Lampung juga pada hari Jumat. Pencopotan jabatan Kombes Khrisna Murti berdasarkan surat telegram Kapolri No. ST/2325/IX/2016 tertanggal 23 Sepetember 2016. Krishna Murti dimutasikan sebagai Kabag Kembangtas Divisi Hubinter Polri.

Pencopotan Krishna Murti sebagai Wakapolda Lampung membuat publik tercengang, kaget, dan tidak menduga akan secepat itu Khrisna Murti menjabat sebagai Wakapolda Lampung. Sejak mulai dari serah terima jabatan hingga sekarang belum ada dua bulan Khrisna Murti menjabat Wakapolda Lampung.

Beken, Pupular, Dibelit Isu Miring

Khrisna Murti dikenal sebagai polisi yang dikenal beken, familiar, cerdas, tegas dan menjadi inspirasi kalangan anggota. Selain itu juga dekat dengan masyarakat dan awak media. Bahkan Krishna selalu aktif di media sosial.

Krishna Murti terus naik daun hingga makin popular. Di tengah popularitasnya, ia pun diterpa isu tak sedap atas dugaan penganiayaan terhadap teman wanitanya. Bahkan, ada pula rumor yang menyebutkan bahwa Krishna diduga berselingkuh. Rumor itu disertai beredarnya video Khrisna Murti bersama seorang bayi dan direkam wanita. Dalam video tersebut, bayi itu memanggil Krishna “papa”.

Dua wanita berinisial NW dan AW, yang dikait-kaitkan namanya dengan Krishna, menyatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar. Krishna Murti pun mengaku isu yang beredar itu tidaklah benar. Namun penyelidikan terhadap kasus tersebut, masih terus dilakukan Propam Mabes Polri.

Hal lainnya yang juga dikait-kaitkan dengan Khrisna Murti adalah kasus pembunuhan berencana ‘Kopi Sianida’ dengan tersangka Jessica Kumala Wongso yang ditangani oleh Krishna. Aksi lain yang ditanganinya, sehingga menyita banyak sorotan publik, yakni mengenai teror bom di Jalan MH Thamrin, lalu melakukan pengamanan penggusuran tempat prostitusi di Kalijodo, Jakarta.

Krishna juga sukses memasyarakatkan slogan Interpol dengan sebutan ‘Turn Back Crime’. Slogan Interpol tersebut banyak dipakai oleh seluruh anggota kepolisian jajaran reserse di seluruh Indonesia. Tidak hanya di kalangan internal kepolisian, kaus dengan tulisan slogan ‘Turn Back Crime’   juga juga dipakai dikalangan masyarakat luas.