Beranda Hukum Korupsi Kasus Makelar Proyek Rp 14 Miliar: Gara-Gara Mati Lampu, Pemeriksaan Farizal Dihentikan

Kasus Makelar Proyek Rp 14 Miliar: Gara-Gara Mati Lampu, Pemeriksaan Farizal Dihentikan

BERBAGI
Farizal Badri Zaini, terlapor kasus dugaan permintaan "fee" proyek senilai Rp 14 miliar mendatangi Mapolda Lampung untuk memenuhi panggilan penyidik Polda Lampung, Kamis (30/9/2016). Meski dibelit kasus, Farizal masih bisa tersenyum dan tampak tenang, Kini ia ditetapkan sebagai tersangka.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Pemeriksaan terhadap Farizal Badri Zaini, terlapor kasus setoran fee proyek APBD Perubahan Provinsi Lampung 2016 senilai Rp 14 miliar, yang berlangsung pada Jumat (30/9/2016) mulai pukul 10.00 WIB. Akhirnya pemeriksaan tersebut, dihentikan penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Lampung sekitar pukul 21.30 WIB.

Pemeriksaan terhadap Farizal dihentikan, lantaran aliran listrik di Mapolda Lampung padam terkena pemadaman bergilir PLN. Akibat pemadaman listrik berlangsung hampir selama dua jam tersebut, menggangu proses berlangsungnya penyidikan terhadap Farizal.

Nelson Rumanof salah satu kuasa hukum Farizal mengatakan, lantaran mati lampu pemeriksaan terhadap kliennya Farizal sebagai saksi terlapor dihentikan, pemeriksaan akan dilanjutkan pada Senin (3/10/2016). Rencana pemeriksaannya, akan mulai dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.

“Karena mati lampu, pemeriksaan akan dilanjutkan Senin nanti. Nggak mungkinlah pemeriksaan dilanjutkan malam ini,”ujar Nelson, Jumat (30/9/2016) malam.

Pernyatan tersebut juga, dibenarkan oleh Benny NA Puspanegara yang juga sebagai kuasa hukum Farizal.

Nelson mengutarakan, mengenai pemeriksaan terhadap kliennya Farizal, ada sekitar 30 pertanyaan yang ditanyakan penyidik terhadap Farizal. Untuk mengenai materi pemeriksaan tersebut, ia tidak bisa memberikan komentar. Dengan alasan, karena hal tersebut merupakan kewenangan penyidik.

“Ya ada 30 pertanyaan, kalau mengenai seputar apa yang ditanyakan silahkan tanyakan saja ke penyidik. Yang jelas, saya tidak bisa berkomentar mengenai hal itu,”jelasnya.

Kemudian saat ditanya apakah pemeriksaan terhadap kliennya hari ini ada peningkatan status, Nelson menegaskan, pemeriksaan terhadap kliennya Farizal, statusnya masih tetap sebagai saksi. Menurutnya, panggilan hari ini merupakan panggilan pertama terhadap kliennya untuk dilakukan pemeriksaan.

“Farizal datang memenuhi panggilan ini, diperiksa statsusnya sebagai saksi,”ucapnya.

Saat disinggung mengenai konfrontir terkait ucapan Djoko, Nelson mengatakan, mengenai masalah konfrontir itukan haknya penyidik. Jika nantinya perlu adanya konfrontir, ya silahkan saja dikonfrontir.

“Intinya, hasil pemeriksaan tadi tidak ada konfrontir. Mengenai status Farizal, tetap sebagai saksi bukan sebagai tersangka,”pungkasnya.