Beranda Hukum Kriminal Kasus Pembunuhan Sekdes Malangsari Lamsel: 10 Pelaku Ditangkap , 6 Buron

Kasus Pembunuhan Sekdes Malangsari Lamsel: 10 Pelaku Ditangkap , 6 Buron

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Tersangka Ibrahim saat diperiksa di Mapolda Lampung, Jumat malam (23/10/2015).

BANDARLAMPUNG – Kasus Tewasnya Aidil Darmawan (40) Kades Malangsari, Tanjung Bintang, Lampung Selatan di Desa Batubadak, Marga Sekampung, Lampung Timur, pada Rabu (28/7/2015) lalu sekitar Pukul 19.30 WIB. Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, berhasil menangkap terhadap 10 orang tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Zarialdi, mengatakan tewasnya Sekdes Malangsarai, pihaknya sudah menangkap 10 orang tersangka. Selain 10 orang tersangka tersebut, masih ada tersangka lain lagi yang saat ini masih buron (DPO).

“Ya masih ada enam pelaku lagi yang belum tertangkap saat ini masih buron (DPO), “kata Zarialdi kepada teraslampung.com, Sabtu (24/10).

Zarialdi mengutarakan, keenam pelaku yang masih buron (DPO) tersebut, memiliki peran yang melakukan pembacokan terhadap korban hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian perkara. (Baca: Balas Dendam Tewasnya Perampok, Kapolda: Ibrahim Pelaku Utama Pembunuhan Sekdes Malangsari).

Para pelaku yang buron adalah, tersangka Abas, perannya membacok kepala korban menggunakan kapak; Sulaiman (peniangan) perannya yang memotong kemaluan korban; Yunus perannya membacok punggung korban; Madon perannya membacok punggung korban; Bain berperan  membacok kepala korban, dan tersangka Idi perannya membacok punggung korban.

“Tim Tekab 308 Polda Lampung, masih terus memburu keenam pelaku. Kasus ini, merupakan salah satu target kami untuk melakukan penangkapan terhadap para pelaku,”terangnya. (Baca: Balas Dendam Tewasnya Perampok: Tersangka Pembunuh Sekdes Malangsari Ditembak Polisi).

Berikut ini 9 tersangka yang sudah ditangkap polisi:

1. Tersangka Aji, berperan  memprovokasi massa dengan teriak “bunuh…bunuh nyawa dibayar nyawa”. Selain meprovokasi, melempari Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan pakai kayu dan batu.

2. Mat Syah, berperan memukul kepala korban pakai batu dan memprovokasi massa melempari batu ke arah Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan sambil membawa golok.

3. Abdul Latif, berperan  memprovokasi massa dan melempari batu ke arah Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan.

4. Abdullah, perannya memprovokasi massa dan melempari batu ke arah Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan.

5. Abdul Kadir perannya; memprovokasi massa dan melempari batu, gelas, dan kursi ke arah Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan.

6. Zainal Abidin, berperan memprovokasi massa dengan teriak “bunuh…bunuh” sambil melempari batu, gelas dan kursi ke arah Kapolsek Tanjungbintang beserta rombongan.

7. Malik, perannya memprovokasi massa dan teriak “bunuh aja!” dan “biarin Maimunah cekik leher Sekdes Aidil Darmawan!”.

8. Maimunah, perannya memprovokasi massa dan teriak “ini yang bunuh kakak saya!” sambil mencekik leher Sekdes Aidil Darmawan.

9. Mat Saime, berpern  memprovokasi massa dan teriak-terik “lihat dulu polisi apa bukan?!” dan merusak mobil Kapolsek Tanjungbintang.

Zarialdi menuturkan, kesembilan tersangka tersebut ditangkap setelah dilakukan olah TKP dan keterangan saksi, pada Rabu 29 Juli 2015 hingga  Senin 3 Agustus 2015 lalu.

“Dari hasil pemeriksaan sembilan tersangka, terungkap masih ada pelaku lain yang juga ikut terlibat tewasnya Sekdes Malangsari,”tuturnya.

Dari kesembilan tersangka yang sudah ditangkap, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung kembali menangkap satu orang tersangka bernama Ibrahim (29) warga Batubadak, Marga Sekampung, Lampung Timur. Polisi menangkap Ibrahim disebuah Apartemen Podo Moro City Cengkareng, Jakarta Barat, pada Jumat (23/10) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB.

“Peran dari tersangka Ibrahim ini adalah, sebagai eksekutor yang pertamakali melakukan pembacokan terhadap korban Sekdes Malangsari pakai golok hingga beberapa kali bacokan,”jelasnya.

BACA JUGA: