Beranda Kabar Desa Kemendesa Maksimalkan Fungsi Balai Latihan Masyarakat

Kemendesa Maksimalkan Fungsi Balai Latihan Masyarakat

BERBAGI
Peresmian Balao Latihan Masyarakat di Kampar, Riau.

TERASLAMPUNG.COM — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi akan memaksimalkan fungsi balai latihan masyarakat. Balai latihan itu diharapkan akan menunjang penguatan kapasitas dan skill masyarakat desa di berbagai beding sehingga mampu menjadi lakon percepatan kemajuan desa.

“Kita semua bersyukur sudah punya balai latihan yang menjadi sarana menjalankan program membangun desa. Kementerian Desa mendapatkan amanat mengawal pembangunan di 74.574 desa. Nah, balai latihan ini sangat penting dalam melatih kepala desa, perangkat desa, serta masyarakat desa,” kata¬† Sekjen Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, Anwar Sanusi, saat¬†meresmikan Balai Latihan Masyarajat (BLM) wilayah Sumatera yang berkedudukan di Kampar, Riau, Selasa (30/8/2016).

Anwar Sanusi mengatakan, tugas Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi juga terkait dengan peningkatan peran transmigrasi yang sudah berjalan puluhan tahun. Banyak sumbangsih transmigrasi terhadap kemajuan bangsa Indonesia saat ini.

“Transmigrasi sebagai program pembangunan nasional harus tetap menjadi bagian penting, sehingga masyarakat transmigrasi butuh pelatihan. Demikian juga pelatihan terhadap masyarakat di daerah tertinggal, rawan konflik, dan rawan bencana bisa kita latih di balai pelatihan ini,” katanya.

Kepala Balilatfo Kementerian Desa, M. Nurdin menyampaikan Balai Latihan Masyarakat di Kampar memfasilitasi pelatihan untuk wilayah Sumatera. Meliputi Bengkulu, Jambi, Sumut, Sumbar, sampai ke Aceh.

“Adapun pelarihan wilayah Lampung dan Sumatera Selatan dicover Balai Latihan Masyarakat di Jakarta,” kata M. Nurdin.

Adapun pembangunan kompleks BLM wilayah Sumatera dimulai sejak pembebasan lahan seluas 2 hektare tahun 2010. Kemudian secara fisik mulai dibangun 2014 dengan APBN.

“Hari ini secara fungsional diresmikan. Ada kantor, ruang penginapan, ruang pelatihan dan fasilitas lain yang bisa meunjang pelatihan masyarakat desa, ujarnya.

Gubernur Riau Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman merasa tersanjung karena Unit Pelatihan Terpadu dan BLM di Pekanbaru ini adalah satu-satunya di Pulau Sumatera. Ini akan menjadi sarana membangun sinergi antar daerah dan dengan Kementerian Desa.

“Siapa pun yang bertigas di Balai ini pasti betah, karena lokasinya strategis dan kondusif untuk menimba ilmu,” kata Arsyadjuliandi.