Beranda Hukum Narkoba Konsumsi Sabu di Rumahnya, Kurnia Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu di Rumahnya, Kurnia Ditangkap Polisi

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kurnia alias Kurniadi saat diperiksa di Polresta Bandarlampung, Jumat (5/6/2015).

BANDARLAMPUNG-Kurnia alias Kurniadi (18) warga Jalan Pekon Ampal, Kelurahan Keteguhan, Telukbetung Timur, Bandarlampung ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung saat sedang asik mengkonsumsi sabu-sabu di rumahnya, Kamis (4/6).

Dari tangan tersangka, polisi menyita  satu paket kecil sabu-sabu, satu buah pipet plastik, satu buah sumbu yang terbuat dari kertas timah rokok dan satu buah pipa kaca (pirek).

Kanit I Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa mengatakan, barang bukti yang ditemukan dari tersangka Kurnia diakui olehnya bahwa sabu itu adalah milik tersangka Edo Okta (18) warga Jalan H. Komarudin, Kelurahan Rajabasa yang lebih dulu dibekuk petugas, Selasa (2/6).

Penangkapan tersangka Kurnia hasil dari pengembangan tersangka Edo Okta yang sudah ditangkap petugas terlebih dahulu. Setelah dilakukan pengembangan dan penyelidikan, petugas dapat menangkap tersangka Kurnia di saat sedang mengkonsumsi sabu-sabu dirumahnya. Tersangka Kurnia tidak dapat mengelak lagi, ketika petugas datang menggrebek dirumahnya.

“Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu peket kecil sabu dan beberapa barang bukti peralatan isap sabu-sabu. Seperti pipet plastik, sumbu yang terbuat dari kertas timah rokok dan pipa kaca (pirek),”kata Herlan kepada wartawan, Jumat (5/6).

Dijelaskannya, dari keterangan dan pengakuan tersangka Kurnia, diakuinya sabu yang dimilikinya itu adalah milik tersangka Edo. Rencananya, sabu-sabu tersebut akan digunakan sendiri oleh tersangka.

“Kalau dari pengakuannya, tersangka Kurnia mengaku sabu itu akan digunakannya sendiri karena sudah kecanduan sabu. Tersangka baru tiga kali membeli sabu dari tersangka Edo, dia (Kurnia) juga mengaku belum pernah mengedarkan atau menjual,”terangnya.

Tersangka Kurnia yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir di Rumah Makan (RM) Kampung Siput Antasari, mengaku, bahwa dirinya menggunakan sabu-sabu baru tiga kali. Dia juga mengakui, bahwa dirinya mengkonsumsi sabu sabu karena pengaruh dengan teman.

“Saya pakai sabu karena pergaulan, awalnya memang dikasih sama kawan gratis tinggal pakai aja. Saat mau pakai lagi, saya disuruh beli sendiri. Kalau pakai sabu baru tiga kali, karena sudah biasa pakai sabu jadi kalau tidak pakai bawaannya males dan lemas badannya,”ucapnya.

Akibat perbuatannya, tersangka kini harus mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandarlampung dan dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1), UU RI No. 35
Tahun 2009 tentang narkotika.

Diketahui sebelumnya, petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung meringkus pengedar dan pengguna sabu-sabu, Edo Okta (18) warga Jalan H. Komarudin, Kelurahan Rajabasa, Bandarlampung dibekuk dirumahnya, Selasa (2/6).

Dari tangan tersangka Edo, Polisi menyita barang bukti berupa satu buah dompet berisi seperangkat alat isap sabu (Bong), satu korek api gas, satu buah sedotan plastik, dan 12 plastik klip bening bekas bungkus sabu.