Beranda Seni Hiburan KPI Rilis 10 Sinetron dan FTV tidak Layak Tonton

KPI Rilis 10 Sinetron dan FTV tidak Layak Tonton

Share Thiis
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube

JAKARTA, Teraslampung.com – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat merilis daftar 10 Sinetron dan FTV Bermasalah dan Tidak Layak Tonton, Rabu (14/5). Di antara sinetron yang tidak layak ditonton masyarakat itu adala sinetron yang saat ini kabarnya meraih tinggi, yakni  “Ganteng-ganteng Serigala” dan “Pashmina Aisha”.

Dalam rilisnya KPI menegaskan menegaskan enam poin sebagai beriku terkait sinetron tak layak tonton. Pertama, stasiun televisi segera memperbaiki sinetron dan FTV tersebut. Kedua, Production House (PH) agar tidak memproduksi program sinetron dan FTV yang tidak mendidik.

Ketiga,mengimbau para orang tua tidak membiarkan anak menonton program-program tersebut. Keempat, mengimbau anak-anak dan remaja agar selektif dalam memilih tayangan TV dan tidak menonton sinetron dan FTV yang bermasalah.

Kelima, meminta lembaga pemeringkat Nielsen agar tidak mengukur program siaran hanya berdasarkan pada penilaian kuantitatif semata. Keenam, perusahaan pemasang iklan agar tidak memasang iklan pada program-program bermasalah tersebut.

KPI menegaskan akan menindak stasiun TV yang masih melakukan pelanggaran. Terhitung sejak rilis ini dikeluarkan, KPI Pusat akan menindak tegas stasiun televisi yang tidak melakukan perbaikan.

“Kami meminta pertanggungjawaban pengelola televisi yang meminjam frekuensi milik publik agar tidak menyajikan program-program yang merusak moral anak bangsa,” ujar komisioner KPI, Agatha Lily, Kamis (15/5).

Menurut Agatha Lily, sepanjang tahun 2013 sampai dengan April 2014, lembaganya 1.600-an pengaduan masyarakat terhadap program sinetron dan FTV yang dianggap meresahkan dan membahayakan pertumbuhan fisik dan mental anak serta memengaruhi perilaku kekerasan terhadap anak.

“Sejak sebulan lalu tepatnya 11 April 2014, kami telah melakukan evaluasi program sinetron dan FTV yang disiarkan 12 stasiun televisi dalam rangka melakukan pembinaan. Dalam forum evaluasi tersebut hadir juga beberapa production house (PH) yang memproduksi program-program tersebut. Namun demikian, sampai dengan hari ini KPI masih menemukan sejumlah pelanggaran terhadap UU Penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS),” ujar Agatha Lily.

Pelanggaran tersebut menurut Agatha Lily meliputi: bullying, kekerasan fisik, kekerasan verbal, menampilkan percobaan pembunuhan, adegan percobaan bunuh diri, menampilkan remaja yang menggunakan testpack karena hamil di luar nikah, adanya percobaan pemerkosaan dan sebagainya.

“Bahkan program sinetron dan FTV kerap menggunakan judul-judul yang sangat provokatif dan tidak pantas, seperti: Sumpah Pocong Di Sekolah, Aku Dibuang Suamiku Seperti Tisu Bekas, Mahluk Ngesot, Merebut Suami Dari Simpanan, 3x Ditalak Suami Dalam Semalam, Aku Hamil Suamiku Selingkuh, Pacar Lebih Penting Dari Istri, Ibu Jangan Rebut Suamiku, Istri Dari Neraka aka Aku Benci Istriku,” papar Agatha Lily.

Ke-10 sinetron yang tidak layak tonton menurut KPI adalah:
1. Ayah Mengapa Aku Berbeda RCTI
2. Pashmina Aisha RCTI
3. ABG Jadi Manten SCTV
4. Ganteng-Ganteng Serigala SCTV
5. Diam-Diam Suka SCTV
6. Sinema Indonesia ANTV
7. Sinema Akhir Pekan ANTV
8. Sinema Pagi Indosiar
9. Sinema Utama Keluarga MNC TV
10.Bioskop Indonesia Premier Trans TV

loading...