BERBAGI
Supini, korban pembegalan sepeda motor di Jl KS Tubun Kotabumi.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Jalan Karel Satsuit Tubun, Kotabumi, Lampung Utara, mulai samping Kompleks Islamic Center hingga ke daerah Kebun Empat rawan kejahatan. ‎Kejadian pembegalan motor terbaru terjadi hari ini sekitar pukul 13.30 WIB. Korbannya bernama ‎Supini (44), warga RT VI/LK V, Kelurahan Kota Alam, Kotabumi Selatan.

Akibat kejadian itu, perempuan paro baya ini terpaksa merelakan sepeda motor Honda Beat Sporty bernomor Polisi BE 3543 KG kesayangannya dibawa kabur para begal motor.

‎Usai melaporkan kejadian yang menimpanya di Mapolres, Supini menceritakan ‎bahwa sebelum kejadian, ia berniat menjemput anaknya yang bersekolah di MTS Negeri I Kotabumi. Setibanya di lokasi tepatnya sebelum Kantor Urusan Agama Kotabumi Selatan, munculah sepeda motor Honda Supra X tanpa pelat dengan tiga orang di atasnya. Mereka muncul dari arah belakang korban.

“Tiga pelaku dengan mengendarai motor Supra X langsung menghadang saya. Mereka muncul dari arah belakang,” kata dia usai melapor di Mapolres.

Melihat gelagat yang mencurigakan, korban langsung berupaya memutar balik arah motornya. Ternyata, di belakang korban, telah ada dua rekan pelaku yang menunggu di atas motor Honda Revo warna silver. Lantaran tak melihat ada peluang melarikan diri, korban akhirnya pasrah melihat salah seorang pelaku menghampirinya.

Pelaku kemudian menodongkan senjata tajam jenis badik ke arah leher korban. Mendapat todongan tersebut, korban secara refleks berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

“Pelaku pertama turun dan langsung todongkan badiknya ke arah leher. Karena saya teriak, lalu, rekannya yang lain menghampiri dan menodong leher saya di sisi lainnya dengan senjata tajam,” terangnya.

Menurut Supini, para pelaku mengenakan helm sehingga ia tak dapat mengenali wajah mereka. Keempat pelaku ‎memiliki badannya yang besar dan tinggi. Sementara, pelaku yang membawa kabur motornya berukuran kecil. Para pelaku kemudian menghilang ke arah Kompleks Islamic Center Kotabumi.

“Mereka menghilang ke arah Islamic dengan motor saya,” kata korban yang didampingi suami itu.

LEAVE A REPLY