BERBAGI
SS Lampung FC versus Persilas di Stadion Way Halim Bandarlampung, Minggu (18/9/2016) berakhir 1-0 untuk tuan rumah. (Foto: Istimewa)

TERASLAMPUNG.COM — Poin penuh diraih Sakai Sambayan Lampung Football Club (SS Lampung FC) pada laga pembuka Liga Nusantara 2016 Zona Bandarlampung setelah sukses mengalahkan Persilas Lampung Selatan 1-0, di Stadion Way Halim, Minggu petang (18/9/2016).

Gol tunggal SS Lampung FC diciptakan Adi Wicaksana pada menit 83, setelah mendapatkan umpan matang dari Elie Aiboy.

Pelatih SS Lampung, Halilintar Gunawan, mengaku dirinya memaklumi pemainnya mengalami sedikit kebuntuan dalam mencetak gol, karena tekanan pertandingan pertama yang terkadang cukup membuat grogi.

“Sangat sulit untuk pertandingan pertama. Ada banyak peluang seharusnya yang bisa menjadi gol, namun mungkin ada faktor grogi. Besok kita evaluasi, bagaimana finishing touch kita asah lagi,” kata Halilintar.

Ketua SS Lampung FC, Dicky Pratowo,  mengatakan meskipun para pemain SS Lampung FC unggul dalam penguasaan bola, tetapi mereka harus mengasah lagi penyelesaian akhirnya.

Shot on target hingga 16 kali dan shot on goal-nya sampai 24. Namun mereka hanya menciptakan satu gol. Ini menunjukkan ada masalah di penyelesaian akhir. Tetapi gol Adi Wicaksono mengamankan tiga poin di klasemen liga,” kata Iyay Dicky, sapaan dia.

Sebelum pertandingan didahului pembukaan Zona Bandarlampung oleh Asprov PSSI yang diwakili oleh Edy Syamsu dengan kick off dan penyerahan piala Liga Nusantara. Edy Syamsu pada wawancara menyampaikan agar setiap tim yang bertanding bisa menjaga sportifitas dan menjunjung tinggi fair play.

Liga Nusantara untuk wilayah Lampung dibagi menjadi 4 zona. Yaitu Zona Lampung Tengah, Zona, Lampung Timur, Zona Tulang Bawang, dan Zona Bandarlampung.

Tiga zona lainnya sudah terlebih dahulu melakukan kick off pada 15 September 2016).

Selain SS Lampung FC danb  Persilas, yang masuk Zona Bandarlampung adalah Bintang Utara, Kampush City, Porjaya, dan Persepan.

Ketua Umum Kelompok supporter BSS (Bala Sakai Sambayan), Adolf Ayatullah Indrajaya mengatakanpada laga SS Lampung FC versus Persilas, Stadion Wayhalim dipadati 2.000-an penonton. Menurut Adolf, hal itu sangat menggembirakan.

“Cukup ramai walaupun di saat yang sama berlangsung laga eksebisi antara Lampung FC vs Arema Indonesia yang berakhir dengan skor 1-1. BSS sebagai organisasi suporter sepakbola Lampung menghadiri kedua pertandingan. Ini merupakan hal yang baik untuk iklim sepakbola Lampung yang sudah haus atas pertunjukan sepakbola berkelas,” ujar bos Lampung Ekspres Plus yang akrab disapa Bung Dolop itu.

TL/02/Rls

LEAVE A REPLY