Beranda Hukum Kriminal Lima Kali Menjambret, Marsel Sasar Korban Pengendara Sepeda Motor dan Pejalan Kaki

Lima Kali Menjambret, Marsel Sasar Korban Pengendara Sepeda Motor dan Pejalan Kaki

BERBAGI
Tersangka Marsel saat diperiksa di Polres Bandarlampung, Rabu (5/10/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, berdasarkan catatan kepolisian, tersangka Marsel sudah lima kali melakukan aksi penjambretan di beberapa TKP di Bandarlampung. Saat beraksi, Marsel selalau bersama rekannya berinisial S (DPO).

“Target sasaran korban penjambretan kedua tersangka, pengendara motor wanita yang mengendarai motor sendirian dan pejalan kaki yang menenteng tas di pinggir jalan,”kata Dery, Rabu (5/10/2016).

Dery mengutarakan, saat beraksi kedua tersangka berbagi peran, Marsel yang dobonceng tersangka S (DPO) bertugas sebagai eksekutor dengan merampas tas korban. Sedangkan tersangka S, bertugas mengendarai sepeda motor.

Pada saat itu, kata Dery, korban Silviana baru keluar dari bank BRI lalu berjalan kaki dengan menenteng tas di pinggir di Jalan Kartini. Dari arah belakang, kedua tersangka datang dengan mengendarai sepeda motor langsung merampas tas korban.

“Korban teriak, sehingga teriakannya mengundang perhatian warga dan petugas Tekab 308 saat itu berada tidak jauh dari lokasi,”ungkapnya.

Saat itu juga, petugas mengejar Marsel dan S yang berusaha kabur melarikan diri dengan sepeda motornya. Sesampainya di dekat Pasar Bambu Kuning, tersangka melakukan perlawan kepada petugas. Marsel menendang motor petugas, lalu petugas menabrak sepeda motor yang dikendarai kedua tersangka.

“Kedua tersangka terjatuh, petugas menangkap Marsel sedangkan rekannya S terbangun lagi lalu berhasil melarikan diri dengan sepeda motornya,”terangnya.

Menurutnya, selain korban Silviana, tersangka Marsel dan rekannya S (DPO), keduanya pernah menjambret ponsel milik korban Sigit di daerah Pahoman depan SMA 10 Bandarlampung. Saat kejadian, korban sedang berjalan dengan memainkan ponselnya.

“Modus penjambretan tersangka, mengintai target calon korbannya yang mengendarai motor sendirian. Tersangka memepet motor korban, saat korbannya lengah tersangka langsung merampas tas korban,”jelasnya.