Beranda Hukum Kriminal Manfaatkan Iklan Lowongan Kerja di Internet, Karyawan Pelindo Gadungan Ini Tipu Puluhan...

Manfaatkan Iklan Lowongan Kerja di Internet, Karyawan Pelindo Gadungan Ini Tipu Puluhan Korbannya

BERBAGI
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya (kanan), saat menginterogasi tersangka Husnan.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Karyawan Pelindo II Cabang Panjang gadungan, M Husnan (25), mengaku dirinya¬†menipu puluhan korban¬†dengan modus menjanjikan pekerjaan di Pelindo II Cabang Panjang, terhadap para korbannya hingga ratusan juta rupiah karena adanya kesempatan.

Menurut pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang las ini mengatakan, aksi penipuan tersebut, dilakukannya sejak awal Januari 2016 lalu dan korbannya ada 25 orang.

“Awalnya hanya iseng, saya membuka laman pekerjaan dengan searcing ke internet. Setelah saya lihat, ada lowongan pekerjaan di Pelindo II Cabang Panjang dengan beberapa posisi,”ujar Husnan dihadapan petugas dan awak media, Kamis (1/9/2016).

Melihat ada lowongan pekerjaan itulah, kata Husnan, kemudian ia memanfaatkannya untuk melakukan aksi penipuan. Selanjutnya, Husnan mencoba menghubungi teman-temannya, menawarkan pekerjaan di Pelindo II Cabang Panjang tersebut.

“Korbannya tidak hanya laki-laki saja, perempuan juga ada dan semua korbannya saya kenal. Karena mereka adalah teman-teman saya,”ucapnya.

Dikatakannya, untuk menyakinkan para korbannya, ia membuat baju sendiri layaknya seperti seragam yang dikenakan oleh karyawan Pelindo. Yakni dengan membordir logo dan nama perusahaan Pelindo di bajunya.

“Ya bajunya sengaja saya buat sendiri, tapi pesan sama orang lain untuk buat bordiran logo dan tulisan Pelindo. Saya tahu logo dan tulisan itu, setelah melihat dari internet,”ungkapnya.

Selanjutnya, untuk lebih meyakinkan korban, ia meminta sejumlah uang dengan nilai bervariasi tergantung dengan posisi jabatan yang dilamar atau diminta oleh para korban. Uang tersebut, sebagai syarat agar diterima bekerja di Pelindo.

“Dari 25 orang yang saya tipu, ada yang menyerahkan uang sebesar Rp 15 juta untuk posisi sebagai operator crane. Kalau untuk posisi lainnya, ada yang menyerahkan uang Rp 5 juta, RP 3 juta dan Rp 800 ribu,”ujarnya.

Menurutnya, untuk korban yang menyerahkan uang sebesar Rp 15 juta hanya dua orang. Sementara untuk yang korbannya wanita, dijanjikan Husnan bekerja sebagai staf di Pelindo.

“Uang dari hasil penipiuan itu, sudah saya habiskan untuk poya-poya pergi jalan-jalan di tempat hiburan seperti di Jakarta, Bandung, Jogja dan di beberapa kota lainnya,”ucapanya.
Akibat perbuatannya, tersangka M Husnan di jerat Pasal 378 sub Pasal 379 KUHP tentang tindak pidana penipuan, dengan ancaman hukuman pidana penjara 4 tahun.

Diketahui, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polsekta Tanjungkarang Timur, menangkap M Husnan (25) tersangka penipuan yang mengaku sebagai karyawan IPC Pelindo II Pelabuhan Panjang. Polisi menangkap tersangka di rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Pidada II, Kelurahan Panjang Utara, pada Rabu (31/8/2016).

Tersangka Husnan melakukan penipuan terhadap 25 orang korbannya hingga mencapai Rp 107 juta, modusnya menawarkan pekerjaan kepada para korban di Pelindo II Cabang Panjang. Yakni dengan syarat, korban menyerahkan sejumlah uang kepda tersangka dengan nilai bervariasi.

Dari penangkapan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa lima buah map coklat yang berisikan surat lamaran pekerjaan, satu buah baju dengan logo IPC Port of Panjang, satu lembar kwitansi dan tas ransel.