Beranda Hukum Kriminal Mayat Membusuk di Sumur Putri, Polisi Masih Selidiki Kematian Desi

Mayat Membusuk di Sumur Putri, Polisi Masih Selidiki Kematian Desi

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com 

Evakuasi mayat Desi Astuti dari sebuah jurang di Kelurahan Sumur Putri, Bandarlampung, 30 September 2015 lalu.

BANDARLAMPUNG – Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung dan Polsekta Telukbetung Selatan, masih terus menyelidiki kematian Desi Astuti (35) yang ditemukan jasadnya sudah membusuk dan mengeluarkan belatung disebuah kebun dan didalam jurang sedalam 50 meter, pada Rabu (30/9/2015) lalu di Jalan Reden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan.

Dari hasil identifikasi, Desi merupakan korban pembunuhan dan kematiannya disebabkan adanya peredaran darah dibagian kepala yang tersumbat karena terkena hantaman benda tumpul.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, terkait kematian Desi pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Penyelidikan difokuskan terhadap beberapa orang yang terakhir kali terlihat bersama Desi.

“Sejauh ini, Kami baru memeriksa lima orang saksi. Yakni dari keluarga korban, kerabat dan saksi lain di tempat kejadian perkara (TKP). Untuk aksi berinisial A, sudah diperiksa di Polsekta Telukbetung Selatan. Tim gabungan, saat ini masih menyelidiki agar terangnya tindak pidana tersebut,”kata Dery saat ditemui diruangannya, Senin (5/10).

Terkait dugaan pelaku pembunuhan berinisial U, Dery mengutarakan, pihaknya belum dapat memastikan, apakah orang tersebut adalah sebagai pelaku pembunuhan Desi. Berdasarkan keterangan dari saksi A, masih banyak ketidaksesuaian dan perubahan-perubahan dalam pemeriksaan.

“Untuk mengarah kecalon tersangka, kami masih berupaya menyelidiki terhadap calon yang diduga sebagai tersangka. Sementara ini, kami belum dapat dipublikasikan sebab masih dalam proses penyelidikan,”terangnya.

Menurut Dery, pihaknya masih mencari barang bukti yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa Desi. Selain itu juga, pihaknya melakukan pencarian sepeda motor Honda Beat BE 8199 CD milik korban yang hilang.

“Kami masih menyelidiki sepeda motor korban yang hilang ke pihak keluarganya, apakah motor yang dipakai korban benar hilang atau dititipkan,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya,  korban Desi Astuti ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi fisik sudah membusuk, mengeluarkan belatung dan wajahnya rusak sehingga sulit untuk dikenali diduga Desi tewas sejak sepekan lalu.

Janda beranak dua tersebut, jasadnya pertamakali ditemukan oleh seorang warga setempat yang sedang berada di kebun sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan.

Jenazah tersebut diketahui bernama Desi Astuti menguat ketika Munandar (39) bersama istrinya Winda (30) mendatangi ruang Autopsy Tindakan RSUAM yang mengaku sebagai kakak kandung korban. Selain Munandar dan Winda, kakak ipar korban, Linda (43) seorang guru (TK) pun mengenalinya dan meyakini bahwa jasad itu adalah Desi dari cincin yang ditemukan polisi dari jari mayat tersebut.