Beranda Hukum Kriminal Mayat Pria Penuh Luka Bacok Ditemukan di Parit Dusun Sidomukti Kabupaten Pesawaran

Mayat Pria Penuh Luka Bacok Ditemukan di Parit Dusun Sidomukti Kabupaten Pesawaran

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Warga Tegineneng, Kabupatn Pesawaran digegerkan dengan penemuan sosok mayat berjenis kelamin laki-laki bersimbah darah dengan tubuh penuh luka tusukan dan bacokan, Kamis pagi (30/7/2015). Saat ditemukan, mayat tersebut berada dalam parit di dekat kebun singkong di Dusun Sidomukti, Desa Bumiagung, Tegineneng, Pesawaran.

Luka tusukan dan bacokan akibat senjata tajam, antara lain di  bagian punggung, luka gorok di leher, lengan kanan, luka tusukan di bagian dada dan  perut, serta  luka bacokan pada tangan kanan dan kiri.

Mayat laki-laki yang diduga menjadi korban pembunuhan, ditemukan tanpa identitas. Namun memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 169 cm, perawakan kurus, kulit sawo matang, rambut lurus sebahu dan pada bagian poni di semir dengan warna coklat.

Korban mengenakan celana jeans, didalamnya mengenakan celana kolor warna biru dan kaus bergaris warna biru putih. Selanjutnya jasad korban tersebut, dibawa oleh petugas Polsek tegineneng dan tim inafis Polresta Bandarlampung ke Rumah Sakit Umum Abdoel Muluk (RSUAM), Bandarlampung.

Petugas forensik Rumah Sakit Umum Abdoel Muluk (RSUAM), Kausar menuturkan mayat laki-laki tanpa identitas dibawa ke Rumah Sakit oleh petugas kepolisian dari Polsek Tegineneng dan petugas Inafis Polresta Bandarlampun.

Menurut Kausar,  dari hasil visum disimpulkan bahwa mayat laki-laki tersebut adalah korban pembunuhan.

“Lukanya pada bagian punggung, lengan kanan, luka tusuk di perut dan luka bacokan pada tangan kanan dan telapak tangan kirinya. Sementara luka yang cukup parah dan korban meninggal, luka tusukan di bagian dada dan luka gorok di bagian leher. Saat ini mayat tersebut berada di lemari penyimpanan,”kata Kausar kepada wartawan, Kamis (30/7).

Kausar mengimbau  masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera menghubungi dan mendatangi langsung ke Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek.

“Jika dalam waktu tiga hari, jenazah korban pembunuhan ini tidak diambil oleh pihak keluarganya.  Maka kami selaku pihak Rumah Sakit, akan memakamkan jenazah tersebut.Jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silahkan datang dan lihat jenazahnya di kamar mayat Rumah Sakit Umum Abdoel Muluk. Kalau memang tidak ada yang mengakui, maka kami akan memakamkan jenazahnya,”ujarnya.

Sementara Kapolsek Tegineneng, AKP Abdul Mutholib saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa benar mayat tanpa identitas dengan jenis kelamin laki-laki adalah korban pembunuhan. Mayat tersebut pertamakali ditemukan oleh warga sekitar yang sedang mencari rumput, didekat kebun singkong di Dusun Sidomukti, Desa Bumiagung, Tegineneng, Pesawaran, Kamis (30/7) pagi.

“Warga melihat, kemudian melapor kepada petugas. Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP. Untuk mengenai identitas korban belum kami ketahui, saat ini kami masih lakukan penyelidikan,”kata Abdul.

Dia mengutarakan, dilokasi kejadian ditemukannya mayat laki-laki tersebut, ditemukan sandal karet berwarna biru putih. Namun pihaknya belum bisa memastikan, apakah sandal tersebut milik korban pembunuhan atau milik pelaku.

“Menegenai motifnya belum jelas, apakah pembunuhan ini motifnya kerana dendam atau korban pembegalan dan yang lainnya kami tidak bisa menyimpulkan.  Yang jelas korban ini tewas dengan cara dibunuh,”jelasnya.