Beranda Hukum Kriminal Mencuri di Mal Robinson Bandarlampung, Dua Perempuan Asal Sumsel Ditangkap...

Mencuri di Mal Robinson Bandarlampung, Dua Perempuan Asal Sumsel Ditangkap Polisi

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Petugas Polsekta Kedaton menangkap dua dari tiga pencuri saat beraksi di Mal Robinson, Rajabasa, Bandarlampung, Kamis (6/8) sekitar pukul 20.30 WIB. Sementara satu orang pelaku laki-laki yang diduga sebagai otak pelaku pencurian, berhasil melarikan diri dengan membawa barang hasil curian saat akan ditangkap polisi.

Kedua pelaku pencurian yang ditangkap berinisial LH (43) warga Jalan Habi Kusno, Kelurahan Kertapati, Palembang dan S (30) warga Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Kedua pelaku yang merupakan sebagai ibu rumah tangga, kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsekta Kedaton, Bandarlampung.

Adapun barang bukti yang disita dari tangan kedua pelaku, enam Pcs baju merk Viali, tiga Pcs baju merk Emba, tujuh Pcs Baju merk Triset Ladies dan enam Pcs baju merk Asacth.

Kapolsekta Kedaton, Komisaris Handak Prakasa Qalbi mengatakan, kedua wanita pelaku pencurian di Mall Robinson Rajabasa tersebut ditangkap atas laporan dari petugas Satuan pengamanan (Satpam) Mall.  Satpam Mall melihat kedua pelaku LH dan S, keluar masuk Mall sampai tiga kali melalui pintu yang berbeda.

Dari kecurigaan itu, Satpam Mall langsung melaporkannya kepada petugas Kepolisian. Mendapat laporan tersebut, saat itu juga petugas langsung melakukan pengintaian dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

“Dari ketiga pelaku pencurian, satu pelaku laki-laki berhasil kabur. Sementara dua pelaku wanita yang berhasil diamankan bersama beberapa Pcs pakaian hasil curian dari Mall Robinson, kami juga mengamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia warna abu-abu metalik BE 2692 YD dan seorang supirnya. Guna pemeriksaan lebih lanjut, mereka selanjutnya dibawa ke Kantor,”kata Handak, Jumat (7/8).

Handak mengutarakan, untuk mengenai modus pencuriannya, kedua pelaku LH dan S memasukkan barang hasil curian dengan mengenakan baju yang lebih besar yang tidak sesuai dengan ukuran badan pelaku. Agar tidak diketahui oleh petugas Mall, pelaku juga menggunakan korset didalamnya.

“Jadi baju yang sudah dicuri oleh pelaku, dilipat dan diselipkan kedalam korset yang dipakai oleh pelaku,”kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, perwira menegah ini menjelaskan, mobil yang digunakan pelaku adalah mobil sewaan. Pelaku LH dan S mengaku bertolak dari Kertapati Palembang, menggunakan jasa angkutan Kereta Api (KA) dan ketiganya turun di Stasiun Kereta Api Tanjungkarang. Kemudian mereka (pelaku) mencari mobil sewaan di Bandarlampung, lalu meminta untuk mengantarkannya ke Mall Robinson di Rajabasa.

Dari pengakuan LH dan S, lanjut Handak, mengaku baru sekali melakukan pencurian. Pihaknya menduga LH dan S, tidak hanya sekali LH dan S mencuri di mal yang ada di Kota Bandarlampung. Mereka adalah sindikat pelaku pencurian asal Palembang, mereka sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melakukan aksi pencurian.

“Sopir mobil sudah kami periksa dan statusnya sebagai saksi. Sopir mobil rental ini tidak mengetahui terkait dengan  aksi pencurian itu. Kasus ini masih kita kembangkan, untuk mengungkap adanya TKP lain dan jaringan pelaku lainnya,”jelasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman tujuh tahun penjara. aksi pencurian itu. Kasus ini masih kita kembangkan, untuk mengungkap adanya TKP lain dan jaringan pelaku lainnya,”jelasnya.