Beranda Hukum Kriminal Mengaku Dibegal, Warga Kotabumi Selatan Justru Dijebloskan ke Dalam Sel Tahanan

Mengaku Dibegal, Warga Kotabumi Selatan Justru Dijebloskan ke Dalam Sel Tahanan

BERBAGI
Tersangka Nur Kemala Dewi yang diamankan petugas karena membuat laporan palsu.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Lantaran diduga membuat laporan palsu telah menjadi korban pembegalan, Nur Kumala Dewi (49), warga Jalan Soekarno – Hatta, Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan, Lampung Utara terpaksa mendekam di jeruji besi Polres Lampung Utara, Senin sore (17/10/2016).

‎”Senin sore, tersangka melapor sudah menjadi korban kejahatan Curas (pencurian dengan kekerasan/begal). Tapi, setelah diselidiki ternyata laporannya tak terbukti benar,” kata Kasat Reskrim Polres, AKP. Supriyanto Husin, Rabu (19/10/2016).

Perwira Pertama Kepolisian ini mengatakan, terungkapnya laporan palsu yang dibuat oleh ibu rumah tangga tersebut berawal dari penyelidikan yang dilakukan oleh anggotanya usai menerima laporan tersangka.

Saat itu, tersangka mengklaim sepeda motor Honda Supra X 125 dengan pelat BE 6662 JC milik rekannya yang ia pinjam telah dirampas dua pemuda ‎di Jalan Soekarno – Hatta tepatnya di depan sebuah Tempat Pemakaman Umum.

Usai menerima laporan tersangka, anggota Polres Lampung Utara langsung menuju lokasi yang disebutkan korban. Anehnya, tersangka seperti kebingungan saat diminta menunjukan secara pasti tempat kejadian saat tiba di lokasi.

Merasa ada yang tidak beres, anggota Polres Lampura kemudian menginterogasi tersangka. Saat diinterogasi, lokasi kejadian berbeda dengan laporan yang dibuat tersangka beberapa jam sebelumnya.

“‎Setelah diinterogasi, akhirnya Nur Kemala Dewi mengaku bahwa motor yang ia kendarai dibawa kabur rekannya yang menemaninya ke pasar,” terang Kasat.

Akibat perbuatannya, kini tersangka mesti melewati hari – harinya di dalam jeruji besi. Tersangka terancam hukuman tujuh tahun penjara sebagaimana yang diatur dalam KUHP pasal 242 ayat I tentang memberi keterangan palsu. ‎

“Ancamannya, minimal 7 tahun penjara,” papar dia.‎