Beranda Hukum Kriminal Menjambret di Depan Mal Central Plaza, Indra Diringkus Polisi di Jalan Warsito

Menjambret di Depan Mal Central Plaza, Indra Diringkus Polisi di Jalan Warsito

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Tersangka Indra, pelaku penjambretan di Jalan Kartini Tanjungkarang Pusat depan Mal Central Plaza,saat memperagakan aksinya di Polresta Bandarlampung, Kamis (2/7/2015).

BANDARLAMPUNG-Pelaku jambret, Indra (25) warga Tanjungkarang Barat, diringkus petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung di Jalan DR Warsito, Telukbetung Utara (TbU), Bandarlampung. Polisi menangkap tersangka usai melakukan penjambretan di depan Mal Central Plaza di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat, pada Senin (29/6) lalu sekitar pukul 18.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, tersangka Indra ditangkap usai beraksi menjambret tas milik korban Indri Eliana seorang ibu rumah tangga warga Labuhan Ratu, Kedaton, Bandarlampung.

“Tertangkapnya tersangka Indra, karena korban Indri Eliana berteriak ketika tasnya di jambret. Pria yang biasa kesehariannya berjualan makanan ringan ini kini ditahan di sel Mapolresta,”kata Dery kepada wartawan, Kamis (2/7).

Dery menuturkan, pada saat kejadian berawal ketika korban sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan saudaranya melintas di Jalan Kartini, Tanjungkarang Pusat tepatnya di depan Mal Central Plaza. Muncul dari arah belakang, tersangka Indra seorang diri mengendarai sepeda motor langsung merampas tas yang disandang korban dan membawa kabur barang milik korban.

“Indra langsung memepet motor korban, merampas tas yang disandang korban hingga motor korban terjatuh dan tersungkur di aspal. Saat itu juga korban langsung teriak minta pertolongan,”ujarnya.

Warga sekitar yang mendengar dan melihat kejadian tersebut, sambung Dery, langsung mengejar tersangka yang kabur mengendarai sepeda motor. Petugas Polresta dan Dit Sabhara Polda yang sedang melaksanakan giat patroli, saat itu juga petugas langsung mengejar tersangka.

“Petugas menangkap Indra di Jalan DR Warsito, Telukbetung Utara, Bandarlampung. dari tangan Indra, petugas menyita barang bukti hasil curian, satu buah dompet warna cokelat yang didalamnya berisi uang sebesar Rp 45 ribu. Petugas juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih BE 6149 RS yang digunakan Indra untuk melakukan aksi penjambretan,”tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan, Dery menjelaskan, Indra menjambret tas milik korban karena butuh uang untuk modal usaha dagang makanan ringan keripik peyek miliknya. Dari pengakuannya, tersangka baru sekali melakukan aksi penjambretan dan perbuatan yang dilakukan tersangka secara spontanitas atau tanpa direnacanakan terlebih dulu.

“Pengakuannya baru sekali menjambret, tersangka mengaku tidak ada niat untuk menjambret. Karena lagi butuh uang untuk modal usahanya, Indra melihat pengendara motor seorang ibu rumah tangga membawa tas dia (tersangka) langsung menjambret tas itu. Kasus ini masih kita kembangkan, untuk mengungkap ada atau tidaknya TKP lain yang dilakukan tersangka,”jelasnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan, ancaman hukuamn selama 12 tahun penjara.