Beranda Ruwa Jurai Pringsewu Musda Ke-2 Muhammadiyah Pringsewu Harus Netral dari Kepentingan Politik

Musda Ke-2 Muhammadiyah Pringsewu Harus Netral dari Kepentingan Politik

BERBAGI
PRINGSEWU, Teraslampung.com — Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu Daim Abdul Jami mengatakan bahwa dalam berpolitik, semua orang yang ada di Kabupaten Pringsewu khususnya para politikus harus mengedepankan prinsip untuk memajukan Kabupaten Jejama Secancanan Bersenyum Manis.
“Silakan warga untuk berpolitik. Kami dibelakangnya. Tapi ingat bahwa semua harus diniatkan untuk memajukan Kabupaten Pringsewu ” Katanya saat memberikan sambutan pada Musyawarah Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu ke 2 yang dilaksanakan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pringsewu, Minggu (28/02/16).
Daim mengatakan bahwa Muhammadiyah tidak akan tergiur oleh berbagai macam rayuan dari pihak pihak yang akan membawa organisasi Muhammadiyah ke ranah politik. ” Sebagai organisasi kami tidak akan tergiur Iming iming, omong omong dan amang amang. Sekali Muhammadiyah tetap Muhammadiyah ” tegasnya.
Hal ini ditegaskan pula oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Dr. Syarief Makhya, yang juga hadir pada kesempatan tersebut. Ia berharap Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu untuk menjaga netralitas dalam berpolitik. 
“Muhammadiyah memiliki pilihan politik individual dan tidak terlembagakan secara institusional ” katanya.
Syarief  berharap Musda yang akan memilih Kepengurusan Baru untuk 5 Tahun mendatang agar bebas dari intervensi politik. 
“Musda harus netral dari kepentingan politik ” tegasnya. Apalagi Ia menilai bahwa kualitas Keorganisasian dan SDM Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Pringsewu sangat baik.
Staf pengajar FISIP Unila itu berharap kualitas yang dimiliki ini dikelola dengan semaksimal mungkin sehingga dapat mewujudkan tema Musda yang diangkat yaitu Gerakan Pencerahan Menuju Pringsewu Yang Berkemajuan.
Ada 27 Calon Tetap yang Muncul dan akan dipilih satu orang Ketua Umum untuk menahkodai Muhammadiyah Pringsewu 5 tahun kedepan. Nama nana tersebut adalah : Daim Abdul Jami, Aris Munandar, Atorriyadi, Fadlan Wahyudi, Giarto, Gustiwa, Haryono, Hasyim Asyari, Imam Baihaqi, Januarto Arsyad, Kasdu M Sumeri, Muhtasor, Munir Effendi, Musarwan, Saikhoni, Samsul Gustaf, Sarbini, Saukani, Siswanto, Sofyan Akbar Budiman, Subagyo, Sugeng Purwanto, Suharno, Sulisno, Supar Al Kausar,Tri Wijayanto dan Wahid Arsyad.
Kegiatan Musda Muhammadiyah ke 2 tersebut juga dibarengkan dengan Musda Aisyiyah sebagai organisasi yang digawangi oleh para Wanita Muhammadiyah. Setelah Acara dilakukan Peresmian Gedung Dakwah Muhammadiyah dengan penarikan tirai Plang Papan Nama oleh Prof. Yunan yusuf Nasution dari PP Muhammadiyah.
Hadir pada Pada Kesempatan tersebut Bupati Pringsewu KH Sujadi Saddad, Pimpinan Pusat dan Wilayah Muhammadiyah, KH Hambali Ketua MUI kabupaten Pringsewu, Pengurus NU Kabupaten Pringsewu dan beberapa tokoh tokoh Agama di Kabupaten Pringsewu.
Muhammad Faizin