Beranda Hukum Kriminal Pembunuh Sadistis Keluarga Ispandi Tertangkap

Pembunuh Sadistis Keluarga Ispandi Tertangkap

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com


AKBP Sulistyaningsih (Teraslampung.com)

BANDARLAMPUNG – Setelah satu bulan peristiwa pembunuhan yang menewaskan satu keluarga Ispandi, Bendahara Inspektorat Kabupaten Tanggamus, akhirnya polisi berhasil membekuk pelaku pembunuhan sadistis tersebut. Selain Ispandi, warga Dusun 3 Pekon (Desa) Landbaw, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, korban lain adalah  Lisa, Abel, dan serta seorang perempuan yang menjadi pekerja di rumah Ispandi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Teraslampung.com di Mapolda Lampung, pelaku ditangkap di rumahnya  masing-masing di  Pekon Way Tuba, Kecamatan Kota Agung, Tangamus pada Kamis (7/8) dini hari oleh tim khusus gabungan Polda Lampung dan Polres Tanggamus. Pelaku ditangkap setelah polisi terlebih dahulu menangkap IS, penadah barang-barang dari hasil kejahatan.

Sebelumnya, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga ke luar kota. Penangkapan pelaku, Polda Lampung bekerjasama dengan bidang IT Mabes polri, untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga telah melarikan diri ke luar provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, pihaknya belum bisa mempublikasikan siapa pelaku pembunahan keluarga Ispandi yangsudah tertangkap. Alasannya,  kasus tersebut masih didalami terus sampai  terungkap.

“Kami tidak bisa memberi tahu dulu, karena saat ini tim sedang bekerja di lapangan. Karena itu belum bisa diekspose takut mengganggu proses penyelidikan,” kata Sulis kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/8).

Dihubungi terpisah, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Lampung,Kombes Pol. Purwo Cahyoko mengatakan, pihaknya belum bisa mempublikasikan penangkapan dan siapa nama pelaku tersebut. Namun, ia berjanji setelah proses penyelidikannya selesai jati diri pelaku akan dipublikasikan.

“Pelakunya sudah kami tangkap, tapi untuk nama-namanya masih kami rahasiakan karena masih dalam proses penyidikan, saya belum bisa beritahukan siapa pelakunya. Sabar hingga satu atau dua hari lagi.  Semuanya nanti akan kami beberkan, mulai dari kronologis, motif,  sampai penangkapannya,”ujar Purwo, melalui ponselnya, Kamis (7/8) malam.

Peristiwa pembunuhan satu keluarga yang menggemparkan masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting itu terjadi Selasa dini hari, 8 Juli 2014 lalu. ‘Pembunuh misterius’ itu membantai keluarga Ispandi sekeluarga.Ispandi sehari-hari bekerja sebagai Bendahara Inspektorat Kabupaten Tanggamus.

Selain Ispandi, Lisa (istri Ispandi), Abel (anak korban), dan seorang perempuan pekerja rumah tangga korban, ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat tali dan mulut diplester dengan lakban.

Jasad keempat korban tersebut ditemukan di rumah mereka pada Selasa (8/7/2014), sekitar pukul 17.30 WIB. Jasad itu ditemukan setelah para kerabat Ispandi curiga karena Ispandi yang merupakan Bendahara di kantor Inspektorat Kabupaten Tanggamus tidak masuk kantor. Istrinya, Lisa,  yang bekerja di Dinas Peternakan pada saat kejadian juga tidak masuk kerja. Pembunuhan itu diperkirakan terjadi pada Selasa (8/7) dini hari.

Sebelumnya, saat olah TKP, diketahui beberapa barang-barang berharga dalam rumah yang terletak di kawasan sepi di pinggir lapangan sepak bola Purwodadi dan berbatasan dengan kebun kopi itu masih utuh. Namun, sebuah tas berisi laptop dan sejumlah uang raib.

Berita Terkait: Kapolda Intruksikan Anak Buahnya Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga
Berita Terkait: Pembantai Ispandi Sekeluarga Berasal dari Lampung Tengah dan Tanggamus
Berita Terkait: Pembantaian Sekeluarga di Tanggamus: Barang Hasil Perampokan Dijual di Banten,
Cirebon, dan Pemalang

BACA JUGA: