Beranda Hukum Kriminal Polresta Bandarlampung Gelar Prarekontruksi Dugaan Atasan Satpol PP Jual Anak Buahnya

Polresta Bandarlampung Gelar Prarekontruksi Dugaan Atasan Satpol PP Jual Anak Buahnya

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Prarekonstruksu kasus penjualan manusia dengan korban anggota Sat Pol PP Pemkot Bandarlampung, Senin (28/9).

BANDARLAMPUNG-Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bandarlampung, menggelar prarekontruksi terkait dugaan kasus perdagangan manusia (human trafficking) yang melibatkan pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung, Senin (28/9/2015) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari pantauan teraslampung.com, pada gelar pra rekontruksi tersebut, dipimpin langsung oleh Kabag Hukum Polresta Bandarlampung, AKP HD Pandiangan dan Kanit Perlindungan Perempuan Anak (PPA), Ipda Evi Trianti.

Pra rekontruksi diawali dari rumah kerabat Nurbaiti bernama Lis di Jalan Perintis Kemerdekaan. Di rumah tersebut, Nurbaiti dijemput oleh Ruswita dan Arif, kemudian dilanjutkan di sebuah tempat hiburan malam di Karaoke MGM di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Telukbetung
Selatan, sekitar pukul 12.30 WIB.

Prarekonstruksi:Korban tiba di Karaoke MGM di Jalan Yos Sudarso, Bandarlampung

Dalam prarekontruksi, peran terlapor Ruswita, lalu saksi Arif seorang lelaki yang menjemput Nurbaiti dan saksi lain Tri Hayatun, ketiganya digantikan perannya oleh petugas Polresta Bandarlampung. Hanya Nurbaiti saja, yang ada dalam pra rekontruksi tersebut.

Ketika tiba di Karaoke MGM, Nurbaiti datang bersama terlapor Ruswita dan Arif menggunakan kendaraan mobil. Sebelum turun dari kendaraan, Nurbaiti dipaksa untuk melepaskan kerudungnya. Selanjutnya, mereka masuk kedalam ruangan karaoke MGM.

Beberapa adegan pra rekontruksi berikutnya, dilakukan didalan karaoke MGM. Namun pihak kepolisian, melarang para Jurnalis untuk masuk kedalam ruangan karaoke MGM untuk melakukan peliputan dan pengambilan gambar pada saat pra rekontruksi selanjutnya didalam kamar karaoke.

Korban diajak masuk Karaoke MGM

Selama hampir dua jam melakukan pra rekontruksi didalam ruangan kamar Karaoke MGM, puluhan petugas bersama Nurbaiti pun akhirnya keluar dari dalam ruangan. Mereka melanjutkan pra rekontruksi dirumah Ruswita yang digantikan sementara tempatnya, yakni di Rumah Dinas Polresta
Bandarlampung.

Pada adegan terakhir itu, saksi Arif tampak memberikan uang kepada Ruswita Rp 1,6 juta saat berada didalam mobil. Lalu, Nurbaiti diajak pergi bersama Arif pakai mobil.