Beranda News Olahraga PON XIX: Tim Hoki Jabar Tantang DKI Jakarta di Final, Banten Siap...

PON XIX: Tim Hoki Jabar Tantang DKI Jakarta di Final, Banten Siap Rebut Perunggu

BERBAGI
Pertandingan Jabar versus Banten, Minggu (18/9/2016).

TERASLAMPUNG.COM — Tim DKI Jakarta akan menghadapi Jawa Barat pada babak final cabang hoki indoor Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, di di Gedung Gymnasium FPOK Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Setiabudi, Bandung, Senin (19/8).

Tim Jawa Barat melaju ke final setelah mengandaskan tim Banten dalam laga penyisihan terakhir, Minggu (18/92016) dengan skor 1-0.

Dalam laga tersebut tim tuan rumah mendominasi pertandingan dalam babak pertama dan unggul cepat pada menit ke-3. Banten sempat melakukan perlawanan sengit sehingga membuat tim Jawa Barat kesulitan menambah keunggulan. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0.

Pada laga penyisihan, tim DKI Jakarta mengalahkan tim Jabar 2-0. Namun, hal itu tidak akan membuat nyali tim Jabar ciut. Mereka bertekad menang di final dan meraih emas.

“Target kami tetap emas. Kami sudah melakukan evaluasi dari kekalahan itu,” ujar pelatih tim hoki Jawa Barat, Irwan Hermawan.

Dengan kemenangan ini, Jawa Barat mengumpulkan 13 angka dari enam laga penyisihan. Selain kalah dari DKI Jakarta, Jawa Barat sempat ditahan imbang tim Papua dengan skor 2-2.

Sedangkan bagi Banten, kekalahan ini memupus harapan mereka melaju ke babak final. Mereka hanya mengumpulkan poin 6 dari lima laga. Meskipun masih menyisakan 1 laga, Banten tak akan mungkin mengejar perolehan poin DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Lukman, pelatih Banten, mengaku menyesal gagal mengantar anak asuhnya ke final.

“Menyesal sih kami kalah, tapi kita menyadari tuan rumah sudah sangat siap tembus ke final dengan dukungan suporternya,” ujar Lukman.

Namun ia katakan, semangat timnya tidak kendur untuk meneruskan asa di PON XIX, sekalipun hanya memiliki peluang meraih medali perunggu.

Banten akan menghadapi Jawa Tengah yang notabene belum pernah unggul dalam lima laga yang dijalani, Senin (19/9/2016).

“Kita tidak merendahkan lawan, setiap pertandingan tetap kita tatap seperti final. Kita harus menang,” katanya.