Beranda Hukum Kriminal Ratusan Kali Curi Sepeda Motor, Gembong Begal Ditembak

Ratusan Kali Curi Sepeda Motor, Gembong Begal Ditembak

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG-Gembong begal, Johan Arifin (24) warga Kampung Tanjung Ratu, Way Pengubuan, Lampung Tengah dibekuk  petugas Unit Reskrim Polsek Terbanggi Besar saat akan beraksi melakukan pencurian kendaraan bermotor di daerah Bandarjaya, Kamis (3/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka berusaha kabur dan melawan terpaksa polisi melumpuhkan tersangka dengan empat butir timah panas pada kedua kakinya.

Kapolsek Terbanggi Besar, Komisaris Nelson F Manik mengatakan, tersangka Johan Arifin merupakan gembong begal yang sudah ratusan kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kedua kakinya, karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan aktif terhadap petugas saat akan ditangkap di daerah Bandarjaya.

“Tersangka sudah diintai terlebih dulu, saat akan ditangkap tersangka Johan rupanya akan beraksi mencuri motor di Daerah Bandarjaya. Karena berusaha kabur dan melawan petugas, tersangka dilumpuhkan dengan empat butir timah panas. Penangkapan tersangka hasil penyelidikan petugas selama ini, tentang maraknya aksi curanmor diwilayah Terbanggi Besar,”kata Nelson dalam relesnya kepada teraslampung.com, Kamis (3/9) malam.

Berdasarkan dari catatan kepolisian, mantan Kapolsekta Panjang ini menjelaskan, aksi kejahatan pembegalan dan pencurian motor yang dilakukan tersangka Johan ada sekitar 65 TKP diwilayah Terbanggi Besar. Bahkan aksi pencurian tersebut, hampir diseluruh wilayah Kampung yang ada di Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

“Untuk didaerah Lampung Tengah, sudah ratusan kali tersangka Johan melakukan pembegalan dan pencurian motor. Ada juga beberapa tempat lainnya, di daerah Bukit Kemuning sebanyak tujuh kali, Lampung Utara dua kali, Metro 20 kali dan di Kota Bandarlampung sebanya 10 kali,”terangnya.

Aksi pembegalan dan pencurian motor, lanjut Nelson, tersangka Johan melakukannya bersama tersangka lain berinisial YO yang saat ini masih buron (DPO). Saat beraksi, sasaran utamanya adalah sepeda motor yang ada di parkiran. Selain mencuri ditempat parkiran, tersangka juga beraksi dengan sasarannya pengendara motor yang sedang melintas dijalan yang sepi.

“Tersangka saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif, kasus ini masih kita kembangkan untuk mengungkap adanya TKP Lain. Untuk tersangka berinisial YO, kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan petugas masih melakukan pengejaran terhadap tersangka,”tandasnya.