Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Razia Balap Liar di PKOR Way Halim, Polisi Sita 50 Sepeda Motor

Razia Balap Liar di PKOR Way Halim, Polisi Sita 50 Sepeda Motor

167
0
BERBAGI
Sebanyak 50 sepeda motor disita polisi dalam razia balap liar di PKOR Way Halim, Minggu dini hari (10/4/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Kasat Sabhara Polresta Bandarlampung Kompol Jatmiko mangatakan, pihaknya melaksanakan razia untuk kali keduanya di Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR), Way Hali, Minggu dini hari (10/4/2016), karena meski sudah dirazia masih kerap digunakan para remaja untuk melakukan aksi balap liar.

Dari razia, polisi menyita 50 unit sepeda motor berbagai jenis, baik yang digunakan untuk balapan liar, dan pengendara lain yang tidak memiliki kelengakapan surat-surat kendaraan. Selain barang bukti motor, turut diamankan juga para pemilik kendaraannya. Mereka yang diamankan ini, rata-rata masih usia remaja dan ada juga yang berstatus pelajar.

“Mereka yang diamankan bersama sepeda motornya, ada yang warga Bandarlampung dan dari luar Kota Bandarlampung,” kata Jatmiko, Minggu (10/4).

Jatmiko mengatakan balap liar itu sudah sangat menganggu dan meresahkan  masyarakat karena dilakukan  di jalan umum dengan raungan suara knalpot yang keras.

“Kami tertibkan, agar mereka tidak seenaknya melakukan balapan liar di jalan umum. Karena mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan lainnya, selain itu juga untuk menekan terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor),”kata Jatmiko..

Menurut Jatmiko,  mereka yang terjaring razia, akan didata dan diberikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya. Apalagi motor yang mereka bawa, tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Pihaknya juga akan memanggil orangtuanya, Jika didapati kembali sebagai efek jera pihaknya akan menindak tegas.

“Jika ingin mengambil sepeda motor, harus dapat menunjukkan surat-surat resmi kendaraan STNK dan BPKB. Jika tidak dapat menunjukkan suratnya, maka motor itu kami sita,”terangnya.

Ditegaskannya, pihaknya akan terus melaksanakan razia sepanjang masa diwilayah hukum Polresta Bandarlampung. Hingga kondisi di Kota yang berjuluk Tapis Berseri ini, benar-benar kondusif dari aksi balap liar dan menekan angka kriminalitas. Tapi tidak hanya di wilayah PKOR saja, melainkan dibeberapa tempat lainnya di Kota Bandarlampung.

“Kedepan, kami akan menertiban warung remang-remang yang dijadikan tempat untuk pesta miras dan diduga jadi tempat peredaran narkoba”ungkapnya.

Pada 3 April 2016 lalu, aparat Satuan Sabhara Polresta Bandarlampung  merazia aksi balapan liar di Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR), Way Halim, Bandarlampung,. Saat iti polisi  mengamankan 32 remaja dan 24 sepeda motor berbagai jenis tanpa dilengkapi surat-surat kendaraan.

BACA: “Sweeping” Balap Liar di PKOR Way Halim, Polisi Amankan 32 Remaja dan 24 Sepeda Motor