Beranda Hukum Kriminal Residivis Jambret Ini Todongkan Pistol ke Arah Polisi Saat akan Ditilang

Residivis Jambret Ini Todongkan Pistol ke Arah Polisi Saat akan Ditilang

BERBAGI
Iwan, residivis jambret yang mengaku anggota Mabes Polri, saat dibawa petugas Satlantas Polresta Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolresta Bandarlampung, AKBP Murbani Budi Pitono mengutarakan, tertangkapnya tersangka Iwan residivis curas modus jambret ini, berawal dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan Iwan lantaran mengendarai sepeda motor tidak mengenakan helm.

Pada saat itu, anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung, Iptu Anis yang sedang bertugas mengatur lalu lintas di perempatan lampu merah di Jalan Wolter Monginsidi, melihat tersangka Iwan mengendarai sepeda motor tidak mengenakan helm. Melihat hal itu, Iptu Anis mencoba memberhentikan Iwan.

“Saat ditanya alasannya tidak menggunakan helm, Iwan mengaku sebagai anggota Mabes Polri. Lalu Iwan menunjukkan kartu identitas berlogo Mabes Polri,”ujar Murbani, Senin (3/10/2016).

Setelah dilihat kartu anggota yang ditunjukkan, kata Murbani, Iptu Anis melihat ada kejanggalan hingga terjadi perdebatan lalu Iwan melarikan diri dengan mengendarai sepeda motornya.

“Merasa curiga tindakan Iwan, saat itu juga Iptu Anis mengejar Iwan hinga menuju ke pemukiman yang padat penduduk di Jalan Durian, Kelurahan Durian Payung,”ungkapnya.

Di tempat pemukiman yang padat penduduk tersebut, petugas di bantu dengan warga setempat mengepung tersangka Iwan. Ternyata Iwan melawan lalu mengeluarkan senjata api rakitan, Iwan menodongkan senjata api kearah petugas dan warga yang saat itu akan menangkapnya.

Pistol rakitan dan peluru yang diamankan dari tangan Iwan.
Pistol rakitan dan peluru yang diamankan dari tangan Iwan.

“Beruntung saat itu Iptu Anis sigap dan langsung menangkap tersangka Iwan. Sehingga tersangka tidak sempat menembakkan senjata apinya,”terangnya.

Menurutnya, sebelum tertangkap, tersangka Iwan akan melakukan aksi kejahatan di Kota Bandarlampung dengan menggunakan senjata api rakitan.

Dari hasil pemeriksaan, kata Murbani, tersangka Iwan tercatat sudah lima kali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan modus jambret. Semua aksi penjambretan tersebut, dilakukan tersangka Iwan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Iwan merupakan pelaku spesialis jambret di daerah Jakarta, target sasaran korbannya adalah para penumpang Bajaj. Setiap beraksi, tersangka bersama salah saeorang rekannya berinisial AN (DPO),”jelasnya.