Beranda Hukum Cik Raden Pimpin Sat Pol PP Bandarlampung – Tim Gabungan Merazia Tempat...

Cik Raden Pimpin Sat Pol PP Bandarlampung – Tim Gabungan Merazia Tempat Hiburan Malam

BERBAGI
Kepala Badan Pol PP Bandarlampung, Cik Raden (kiri) memimpin razia tempat hiburan malam, Senin malam hingga Selasa dini hari (21/6/2016).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tim gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Bandarlampung, Polresta Bandarlampung dan Polisi Militer Angkatan Laut(Pomal) merazia beberapa tempat hiburan malam di Kota Bandarlampung, Senin (20/6/2016) malam.

Pantauan teraslampung.com , razia dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Bandarlampung, Cik Raden bersama puluhan personel gabungan yang diterjunkan melaksanakan giat razia penyakit masyarakat (Pekat).

Tim gabungan, langsung menyasar dua tempat hiburan malam yang berada di wilayah Telukbetung Utara yakni Octopus Hotel Inaight dan Lecaza Biliard. Dari dua tempat tersebut, petugas tidak menemukan adanya
kegiatan.

Selanjutnya, petugas gabungan menyasar tempat hiburan malam lainnya yang berada di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan. Diantaranya adalah, Santai Karaoke, New Dwipa, Citra Karakoke, Golden Dragon dan Center Stage Spa Novotel.

Dari beberapa tempat hiburan malam tersebut, petugas tidak menemukan adanya kegiatan atau aktifitas yang menggangu kekusyukan ibadah puasa. Para pemilik hiburan malam, benar-benar menutup usahanya selama bulan Ramadhan.

“Razia pekat ini dilakukan, untuk memastikan kondisi di Kota
Bandarlampung tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan 1437 H ini. Sehingga tidak terjadi adanya hal-hal, atau kegiatan yang mengganggu berlangsungnya ibadah puasa,”ujar Cik Radin di lokasi razia, Senin (20/6/2016) malam.

Selanjutnya, kata Cik Raden, tim gabungan akan merazia di tempat hiburan malam lainnya, yakni warung remang-remang yang ada di Pusat  Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Hali.

Diketahui, Walikota Bandarlampung, telah mengeleluarkan surat edaran kepada para pemilik usaha tempat hiburan yang ada di Kota Bandarlampung. Pada hari pertama (H-w) Ramadhan hingga hari ke tiga (H+3) setelah Idul Fitri, tempat hiburan malam diwajibkan harus tutup.

Hal tersebut berdasarkan peraturan Walikota (Perwali) No 28 tahun 2010 tentang usaha kepariwisataan, bahwa menjelang ibadah puasa semua tempat hiburan diwajibkan untuk tutup.