Beranda Ruwa Jurai Tulangbawang Sepuluh Petani Tulangbawang akan Belajar Penangkaran Benih Padi di IPB

Sepuluh Petani Tulangbawang akan Belajar Penangkaran Benih Padi di IPB

BERBAGI
Bupati Hanan Razak melepas 10 petani Tulangbawang untuk belajar penangkaran benih padi di IPB.

TERASLAMPUNG.COM — Sebanyak 10 petani asal Kabupaten Tulangbawang akan mengikuti pelatikan penangkaran benih padi di Bogor. Pelepasan ke-10 petani yang merupakan perwakilan dari beberapa kelompok tani itu dilakukan Bupati Tulangbawang Hanan Razak di Rumah Dinas Bupati, Selasa (13/9/2016).

Selama pelatihan para petani itu akan dilatih oleh IPB untuk melakukan penangkaran benih jenis/varietas unggulan yang merupakan hasil penelitian dari IPB yang cocok untuk dikembangkan di Kabupaten Tulangbawang.

“Saya harapkan para peserta agar sungguh-sungguh mengikuti seluruh tahapan pelatihan ini, karena kesempatan ini merupakan kesempatan emas bagi Kabupaten Tulang Bawang, mengingat dari seluruh Kabupaten yang ada, hanya ada 4 Kabupaten yang dipilih oleh IPB untuk mengembangkan varietas ini,” kata Bupati Hanan Razak.

Selanjutnya, kata Hanan, IPB juga akan melakukan pendampingan teknis langsung di lapangan pada saat proses penangkaran berlangsung.

Menurut Hanan Razak, S=selain melihat potensi pertanian, pihak IPB juga  melihat kemampuan dan semangat juang petani Tuba cukup besar sehingga jadi pertimbangan IPB memilih Kabupaten Tuba menjadi salah satu dari empat Kabupaten se-Indonesia untuk melakukan pengembangan varietas ini.

Bupati Hanan Razak berharap usai mengikuti pelatihan para peserta dapat menerapkan ilmunya bagi kemajuan pertanian di Tulangbawang .

“Harapannya,  Kabupaten Tulang Bawang dapat menjadi slah satu ‘Sentra Benih Padi’ secara nasional,” katanya.

Pada kesempatan ini Bupati meminta agar Bumkam/Bumakam yang ada dapat mengambil peran dalam mengelola secara bisnis hasil penangkaran benih.

“BUmkam dan Bumakam yang ada diharapkan dapat menampung hasil panen benih dari petani untuk kemudian diproses dan dikemas secara baik sehingga dapat dipasarkan dengan hasil yang lebih menguntungkan,” kata Hanan.