Beranda Hukum Kriminal Simpan 60 Gram Sabu di Rumah, Warga Kelurahan Sukabumi Ditangkap Polisi

Simpan 60 Gram Sabu di Rumah, Warga Kelurahan Sukabumi Ditangkap Polisi

BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa didampingi Kasubag Humas AKP Titin Maezunah saat menunjukkan barang bukti sabu-sabu hasil sitaan dari tersangka Dul Halik 43) warga jalan Padjajaran Komp. Dh Utama Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung.

BANDARLAMPUNG-Dul Halik (43) warga jalan Padjajaran Komp. Dh Utama Kelurahan Jagabaya II, Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandar Lampung karena menyimpan narkoba jenis sabu di dalam rumahnya, pada Sabtu (25/7) siang lalu.

Barang bukti yang disita, sabu sabu seberat 60 gram, satu buah timbangan digital, satu buah ponsel dan satu buah kotak didalamnya berisi satu pack plastik klip bening serta beberapa plastik klip sisa sabu.

Kanit I Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Iptu Herlan Arfa didampingi Kasubag Humas AKP Titin Maezunah mengatakan, Penangkapan tersangka Dul berawal dari informasi masyarakat yang diterima Satnarkoba Polresta. Bahwa ada sebuah rumah di Jalan Padjajaran Komp. Dh Utama, Kelurahan Jagabaya II, sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

“Dari informasi itu, langsung kami selidiki rumah tersebut. Ketika digerebek, didapati seorang laki-laki bernama Dul Halik,” kata Herlan kepada wartawan, Senin (27/7).

Selanjutnya, petugas menggeledah rumah tersebut dan ditemukan barang bukti berupa satu plastik klip bening berisikan kristal putih, satu buah kotak berisi satu pak plastik kosong, enam bungkus kecil sabu masing-masing seberat 10 gram, satu buah timbangan digital dan satu unit telephon genggam.

“Tersangka berikut barang buktinya kemudian kami bawa ke kantor guna penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, Herlan menjelaskan, diakui oleh tersangka Dul barang haram tersebut diperolehnya dengan cara dititipkan oleh seseorang berinisial MZ (DPO). Rencanaya sabu-sabu tersebut, akan dijual kembali oleh tersangka Dul atas perintah MZ.

Tersangka juga mengaku sudah kecanduan mengkonsumsi narkoba sejak tiga bulan lalu, satu paket kecil sabu dibeli tersangka Dul dari MZ sebesar Rp 200 ribu. Karena kecanduan itulah, tersangka mau dititipi sabu kemudian mengedarkannya.

“Saat kami lakukan pengejaran terhadap MZ, yang bersangkutan sudah tidak ada ditempat atau melarikan diri sebelum petugas datang. Tersangka MZ saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO),” terangnya.

Atas perbuatannya itu, Dul kini mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandar Lampung dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.