Beranda Hukum Kriminal Tekab 308 Polres Lambar Bekuk Empat Tersangka Pencuri Sepeda Motor

Tekab 308 Polres Lambar Bekuk Empat Tersangka Pencuri Sepeda Motor

BERBAGI
Empat tersangka spesialis curanmor dua kelompok berbeda saat diperiksa di Polres Lampung Barat, Selasa (30/8/2016). Dalam penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti sepeda motor hasil curian.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

LAMPUNG BARAT–Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Barat membekuk empat tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Senin (29/8/2016). Mereka adalah Ardiyansyah warga Pekon Suka Mulya, Kecamatan Bandar Negeri Souh, Lampung Barat; Hengki Fernando alias Alex warga Way Tuba, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Tanggamus; Hendra Saputra warga Pekon Ringin Sari, Kec Bandar Negeri Souh dan DO yang masih di bawah umur warga Sumber Agung, Kecamatan Souh.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, AKP Khaidir mengatakan, empat tersangka pencurian kendaraan bermotor (curan) tersebut, ditangkap di lokasi berbeda. Para tersangka, bukanlah satu kelompok melainkan beda kelompok saat melakukan aksi pencurian.

“Empat tersangka yang ditangkap ini beda kelompok, tersangka Ardi, Hengki dan Hendra merupakan satu kelompok. Sementara untuk tersangka DO, beraksi sendirian saat mencuri motor,”kata Khaidir kepada teraslampung.com, Selasa (30/8/2016) malam.

Menurutnya, keempat tersangka tersebut, merupakan spesialis pencurian sepeda motor. Saat beraksi, mereka hanya butuh dua menit untuk merusak kunci motor dan membawa kabur motor korban.

Polisi menyita arang bukti lima unit sepeda motor hasil curian jenis Honda Revo, Suzuki Satria F150, dan Honda Mega Pro BE 5081 MO. Barang bukti lain yang disita, kunci letter T dan beberapa anak kuncinya.

Dikatakannya, selain melakukan aksi pencurian sepeda motor di beberapa tempat kejadian perkara ( TKP) di wilayah hukum Polres Lampung Barat, para tersangka juga pernah melakukan aksi pencurian di Jalan Pramuka, Rajabasa, Bandarlampung.

“Di Bandarlampung, para tersangka mencuri satu unit motor Suzuki Satria F150 warna merah hitam tanpa plat nomor kendaraan,”ujarnya.

Khaidir mengutarakan, modus pencurian yang dilakukan kelompok Ardi, Hengki dan Hendra. Mencari target sasaran pencurian sepeda motor, yang terparkir di depan rumah korban tanpa dilengkapi kunci tambahan. Aksi terakhir pencurian mereka, di Dusun Gunung Sari, Pekon Banding Agung, Kecamatan Souh.

“Tersangka Ardi, berperan sebagai eksekutor yang menggasak motor korban dengan merusak stop kunci kontak motor korban menggunakan kunci letter T. Sedangkan tersangka Hengki dan Hendra, perannya mengawasi situasi sekitar,”terangnya.

Sedangkan tersangka DO yang berkasi sendirian, kata Khaidir, modus pencurian tersangka ini hampir sama dengan ketiga tersangka tersebut.

Tersangka DO mencuri sepeda motor yang terparkir di depan rumah, karena kunci kontak motor korban masih tergantung di motor korban.

“Tersangka DO statusnya masih dibawah umur, tersangka mencuri motor milik korban di daerah Dusun Kali Pasir, Pekon Tanjung Sari, Kecamatan Bandar Negeri Suoh,”ungkapnya.

Menurutnya, kasusnya masih dilakukan pengembangan lebih lanjut, yakni untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan para tersangka.