Beranda Hukum Kriminal Tekab 308 Polresta Bandarlampung Bekuk Spesialis Pencuri di Rumah Kosong

Tekab 308 Polresta Bandarlampung Bekuk Spesialis Pencuri di Rumah Kosong

Dua tersangka spesialis pencuri di rumah kosong diperiksa di Polresta Bandarlampung, Rabu (24/8/2016).
Share Thiis
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung, membekuk dua tersangka spesialis pencurian rumah yang ditinggalkan penghuninya (rumah kosong), Boncel (44) warga Enggal dan Ahmad (24) warga Sukarame. Kedua tersangka, dibekuk di rumah salah satu tersangka di daerah Sukarame, Bandarlampung,  pada Senin (22/8/2016) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, mengatakan petugas menangkap keduanya di rumah salah satu tersangka Ahmad di daerah Sukarame, saat keduanya sedang merencanakan untuk melakukan aksi pencurian.

“Keduanya merupakan spesialis pencurian rumah kosong, target korban sasaran pencuriannya adalah perumahan,”kata Dery, Rabu (24/8/2016).

Menurutnya, aksi pencurian yang dilakukan kedua tersangka, disinyalir ada lima tempat kejadian perkara (TKP) di Bandarlampung. Selain kedua tersangka, masih ada tersangka lain berinisial UM yang saat ini masih dalam pencarian petugas.

Dery mengutarakan, saat melakukan aksi pencurian, kedua tersangka masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat tembok pagar lalu naik ke atap rumah lalu menjebol plafon. Sebelum beraksi, kedua tersangka mempelajarai situasi sekitar dengan mengawasi rumah yang sudah menjadi target sasaran pencurian.

“Rumah korban diintai terlebih dulu, setelah korbannya pergi dan dilihatnya situasi sekitar aman Boncel dan Ahmad masuk ke rumah korban melalui atap rumah dan menjebol plafon,”ujarnya.

Dikatakannya, aksi terkahir pencurian yang dilakukan kedua tersangka, membobol rumah korban yang berada di komplek perumahan di daerah Sukarame sekitar satu minggu lalu. Dari dalam rumah tersebut, kedua tersangka menggasak barang berharga milik korban seperti laptop, telepon genggam, uang tunai, perhiasan dan barang berharga lainnya.

“Kedua tersangka juga mencuri dua tanaman bonsai yang nilainy mencapai Rp 170 juta,”terangnya.

Aksi kedua tersangka, diketahui oleh Satpam perumahan, keduanya dikejar oleh Satpam tersebut namun tidak tertangkap. Lalu Satpam perumahan melaporkan kejadian itu ke polisi dan pemilik rumah.

“Berdasarkan laporan tersebut, dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua tersangka. Dari penangkapan keduanya, disita dua tanaman bonsai bernilai ratusan juta.”ungkapnya.

BACA JUGA:

loading...