Terminal Rajabasa Dijaga 40 Personel Polisi Bersenjata Lengkap

Kapolsek Kedaton, Kompol Handak Prakarsa Qolbi.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1437 H, Terminal Rajabasa dijaga 40 personel polisi bersenjata lengkap serta dibantu petugas dari TNI dan Sat Pol PP untuk melakukan pengamanan.

Kapolsekta Kedaton, Kompol Handak Prakasa Qalbi,  saat ditemui Teraslampung.com di Pos Pelayanan (Posyan) Ramadnya Krakatau 2016 Terminal Rajabasa mengatakan personel yang berjaga serta mengamankan pemudik di Terminal Rajabasa sebanyak 40 personel. Perinciannya: dari Polresta Bandarlampung sebanyak 12 personel, Polsekta Kedaton 6 personel, dan dan BKO dari Polda Lampung sebanyak 22 personel.

“Demi menciptakan keamanan dan kenyamanan terhadap para pemudik, penjagaan dilakukan secara ekstra di Terminal Rajabasa,”kata Handak kepada teraslampung.com, Minggu (3/7/2016) malam.

Dikatakannya, semua personel tersebut, baik yang berseragam dan berpakaian preman disebar ke seluruh Terminal Rajabasa. Jika ada yang berbuat tindakan kriminalitas, petugas akan langsung melakukan penangkapan.

“Sejak digelarnya Operasi Ramadnya Krakatau 2016 hingga saat ini pada H-3 jelang lebaran, kondisinya tetap aman dan lancar tidak ada tindakan kriminalitas. Saya harapkan jangan sampai terjadi,”ucapnya.

Sebelum mulai digelarnya Operasi Ramadnya Krakatau 2016, kata Handak, pihaknya sudah menggelar operasi cipta kondisi  terhadap para calo-calo dan para pemalak. Untuk menghindari adanya hal tersebut, setiap agen bus di Terminal Rajabasa diberikan kartu tanda pengenal (Id card).

“Pengamanan yang dilakukannya, sudah cukup memadai. Setiap ada bus yang datang, petugas langsung melakukan pengamanan terhadap para pemudik yang baru turun dari bus,”ujarnya.

Menurutnya, pengaman tidak hanya dilakukan di dalam Terminal Rajabasa saja, di luar terminal pun tetap dilakukan pengamanan dengan berpatroli keliling.

Selain itu, setiap penumpang bus yang tiba di Terminal Rajabasa, selalu diberikan arahan oleh petugas. Ketika lelah, disarankan untuk beristirahat di pos-pos yang sudah disediakan. Lalu diarahkan ke bus, sesuai dengan tujuannya.

“Setiap bergantian tugas, kami menyarankan kepada petugas tersebut agar selalu memberikan himbauan dan arahan kepada para penumpang,”ungkapnya.

Dari pantauan teraslampung.com, sejak H-5 hingga H-3 malam ini di Terminal Rajabasa, selain 40 personel yang disiagakan. Tersebar di beberapa tempat di Terminal Rajabasa, terdapat beberapa anggota reserse dan intel berpakaian preman.