Beranda Hukum Kriminal Usai Beraksi Mencuri Motor, Residivis Dibekuk Polisi

Usai Beraksi Mencuri Motor, Residivis Dibekuk Polisi

BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi tersangka kasus kriminal 

BANDARLAMPUNG – Residivis yang baru enam bulan keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Alen Nuari (15), warga Jalan Endro Suratmin, Kelurahan Waydadi, Sukarame, Bandarlampung ditangkap petugas Unit Reskrim Polsekta Sukarame usai beraksi melakukan pencurian motor milik korban, Maulidin Ahmad (48) warga Jalan P. Bawean 3 No. 25 Perumahan Guru, Sukarame, Bandarlampung, Jumat (7/8) lalu sekitar pukul 04.30 WIB.

Kapolsekta Sukarame Komisaris Marlin Lumban Gaol mengatakan, tersangka Alen ditangkap setelah pihaknya menerima laporan dari korban Maulidin Ahmad yang menjadi korban pencurian motor dirumahnya. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka dan berhasil menangkap tersangka di sepuataran Way Halim saat sedang membawa kabur motor curian.

“Tersangka Alen Nuari ditangkap tak lama berselang setelah melakukan aksi pencurian dari rumah korban dengan membawa motor Honda Revo wana hitam BE 6574 YL milik korban. Selanjutnya tersangka dan barang bukti motor hasil curian, dibawa ke Mapolsekta guna pemeriksaan lebih lanjut,”kata Lumaban kepada teraslampung.com, Minggu (9/8).

Menurut Lumban, tersangka Alen Nuari merupakan residivis yang belum lama keluar dari Lembaga Pemasyarakatan sekitar enam bulan lalu.

Dari hasil pemeriksaan, Lumban menjelaskan, tersangka Alen ini mencuri motor Honda Revo dirumah korban Maulidin Ahmad yang berada di Jalan P. Bawean 3 No. 25 Perumahan Guru, Sukarame, Bandarlampung dengan cara memanjat tembok pagar belakang rumah, lalu masuk melalui pintu dapur yang tertutup tapi tidak terkunci.

“Ketika berada didalam ruangan tengah, tersangka Alen melihat kunci motor yang ditaruh diatas lemari. Kunci motor itu lalu diambil tersangka dan langsung membawa kabur motor korban yang diparkirkan di ruangan dapur,”ujarnya.

Namun saat tersangka akan membawa kabur motor korban, lanjut Lumban, aksi tersangka Alen dipergoki langsung oleh korban. Pada saat itu juga, korban lansgsung menghubungi piket Reskrim Polsekta Sukarame, petugas langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka yang sedang membawa kabur motor curian milik korban.

“Dari pengakuannya, tersangka baru sekali melakukan pencurian sejak keluar dari Lapas. Berdasarkan dari catatan kepolisian, tidak hanya satu kali ini saja tersangka melakukan aksi pencurian. Kasus ini masih dikembangkan untuk mengungkap TKP lainnya,”jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka Alen kembali harus mendekam di sel tahanan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.