Beranda Virus Corona 11 Etika Grup Percakapan pada Masa Pandemi Virus Corona

11 Etika Grup Percakapan pada Masa Pandemi Virus Corona

253
BERBAGI
Para petugas dan relawan memakamkan jenazah korban virus corona di Lampung di TPU Kota Baru di dekat RSU Bandar Negara Husada, Selasa pagi (31/3/2020). Foto: Tim Relawan Provinsi Lampung

TERASLAMPUNG.COM –– Hariqo Wibawa, seorang pengamat media sosial dari Komunikonten membagikan tips 11 etika dalam percakapan di grup media sosial terutama WatsApp dan Telegram terkait pandemi virus corona.

Etika ini penting agar kita sebaga warga negara Indonesia dan warga dunia punya kontribusi positif untuk penanggulangan virus corona, bukan malah sebaliknya: membuat situasi di tengah pandemi virus corona justru memperburuk keadaan.

Berikut 11 etika tersebut:

1. Empati. Kita tidak tahu apakah di grup chat ada ODP, positif atau mereka yang keluarganya wafat karena corona. Sebaiknya kurangi bercanda, periksa obrolan sebelum mengirim pesan.

2. Ingat, meninggalnya 300 warga Iran, 30 warga Turki, 5 warga Amerika dan Nigeria, 5 warga Bekasi akibat salah informasi tentang obat corona. Jangan menyebar konten yang tidak jelas pembuatnya dan sumbernya.

3. Tidak mencetak layar percakapan (screenshot). Pelajari pasal 26 ayat 1 UU ITE No 19/2016.

4. Hati-hati dengan nomor asing, yang tidak mencantumkan nama, tanpa foto profil. Segera tanya, telpon. Jika tidak ada respon, keluarkan dari grup.

5. Tidak menyebar foto, video dan konten lainnya dalam jumlah banyak, kecuali permintaan anggota. Tidak mengirim banyak tautan berita yang isinya sama.

6. Hindari penggunaan emoticon, emoji dalam hal kematian, kecelakaan, bencana alam atau kabar duka lainnya, baik bagi pengirim pesan maupun yang merespon.

7. Tidak melecehkan, menghina SARA, membuat fitnah. Tidak menggunakan panggilan kampret, kadrun, cebong, dll. Kita bisa dijajah 350 thn oleh “corona” kalau tidak bersatu.

8. Informasi yang benar, jujur, akurat akan mencegah kita meremehkan corona. Langsung ingatkan siapapun penyebar hoaks sebelum menyebar jauh.

9. Sampaikan jika ada informasi penting terkait corona dari situs resmi dan media kredibel, atau kirim langsung ke beberapa anggota grup.

10. Tidak semua pesan mengenai corona akurat, cek di mesin pencari dan media sosial, tanya 3 – 4 orang orang atau hubungi pemeriksa fakta di no WA: +62 859-2160-0500 (Mafindo)

11. Semua bidang ada ahlinya, utamakan menyebar pendapat dari Ahli Kesehatan Masyarakat, Ahli Epidemiologi, IDI, para Dokter, Psikiater, Perawat, Psikolog, media-media yang kredibel serta situs-situs resmi tentang corona.

Semua hal di atas hanyalah saran, silahkan sesuaikan dengan grup wa, telegram Anda.

Loading...