11 Pendaki Gunung Gamalama Berhasil Dievakuasi

  • Bagikan
Gununng Gamalama (ilustrasi/1hal.com)

TERNATE, Teraslampung.com —Tim SAR berhasil mengevakuasi 11  dari 13 pendaki Gunung Gamalama yang terluka saat mendaki akibat erupsi gunung berapi tersebut, Sabtu (19/12). Lima di antaranya dirawat di rumah sakit. Tim SAR juga berhasil menemukan dua pendaki lain yang berada di puncak gunung dalam keadaan selamat. Kedua pendaki mengalami cedera tulang.

Sementara itu, abu vulkanik teramati di Kelurahan Maliaro, Ternate Tengah. Kelurahan ini berada sekitar 6,5 km sebelah tenggara puncak. Ketebalan abu sekitar 2,5 mm. Pengamatan Pos PGA Gamalama atau sekitar 6 km sebelah tenggara puncak, abu vulkanik setebal 0,5 mm.

Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan pemetaan sebaran abu vulkanik. Saat ini status Gunung Gamalama ‘Siaga’. Rekomendasi untuk masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 2,5 km dari puncak.

Sebelumnya dikabarkan 9 akibat seorang hilang akibat erupsi  Gunung Gamalama saat mereka mendaki Gunung Gamalama.

Erupsi Gunung Gamalama di Ternate, Provinsi Maluku Utara pada Kamis (17-12-2014) pukul 22.41 WIT telah menimbulkan 9 orang luka-luka dan 1 orang masih dicari tim gabungan dari Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, TNI, Polri,

Basarnas dan masyarakat. Korban adalah rombongan pecinta alam yang sedang mendaki Gunung Gamalama sejak Rabu (17-12-2014). Korban luka bukan karena akibat langsung dari erupsi gunung. Tetapi luka-luka karena jatuh saat berlari menyelamatkan diri saat terjadi erupsi sekitar pukul 23.00 WIT.

Korban luka-luka berat adalah:
1. Mahatir Indra Amri (17 thn – Kel Salero).
2. Ryan Saputra (19 thn – Kel Tafure).
3. Fajri Usman (17 thn – Kel. Tafure)
4. Agung (Kel Koloncucu )
Semuanya dirawat di RSUD Kota Ternate.

Korban luka ringan:
1. Annggi Juandi Tanjung (17 thn – Kel Salero)
2. Zainudin Bayau (14 thn – Kel. Salero)
3. Hairul Miat (16 thn – Kel. Salero)
4. Asril Efendi (16 thn – Kel Salero)
5. Randi (Kel Tongole)

  • Bagikan