Beranda News Kesehatan 12 Perusahaan Asuransi Siap Jalankan Mekanisme CoB dengan BPJS Kesehatan

12 Perusahaan Asuransi Siap Jalankan Mekanisme CoB dengan BPJS Kesehatan

192
BERBAGI
JAKARTA,
Teraslampung.com –
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bekerjasama dengan perusahaan
asuransi komersial melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
melalui skemaCoordination of Benefit (CoB). CoB merupakan proses
dimana dua atau lebih penanggung (payer) yang menanggung orang yang sama
untuk benefit asuransi kesehatan yang sama.
Melalui
mekanisme ini, peserta asuransi bisa mendapatkan benefit lain yang tidak
ditanggung BPJS Kesehatan, khususnya dalam pelayanan non-medis seperti naik
kelas perawatan. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan perawatan lanjutan
eksklusif dan bisa berobat ke rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS
Kesehatan dalam keadaan darurat.
Dalam
acara penandatangan perjanjian kerjasama CoB antara BPJS Kesehatan dengan
perusahaan asuransi komersial yang diselenggarakan pada Rabu, 04 Juni 2014 di
Ballroom Gedung IGM Brataranuh BPJS Kesehatan Kantor Pusat, terdapat 12
perusahaan asuransi swasta yang siap menjalankan mekanisme CoB.
Direktur
Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, mengungkapkan apresiasinya terhadap asuransi
swasta yang turut serta menyukseskan implementasi Jaminan Kesehatan Nasional
melalui BPJS Kesehatan.
Ke-12
perusahaan asuransi swasta tersebut adalah PT Avrist Assurance, PT Arthagraha
General Insurance, PT Asuransi Astra Buana, PT Asuransi Umum Mega, PT Asuransi
Jiwa Central Asia Raya, PT Asuransi Takaful Keluarga, PT Asuransi Bina Dana
Arta, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, PT Asuransi
Jiwa Generali Imdonesia, PT Tugu Pratama Indonesia dan PT Asuransi Multi Artha
Guna.
Sebelumnya,
sebanyak 7 Asuransi Swasta/Tambahan telah bergabung diantaranya PT Asuransi
Jiwa Inhealth Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Mitra Maparya, PT Asuransi
Tugu Mandiri, PT Asuransi AXA Mandiri Financial Service, PT  Lippo
Insurance serta PT Asuransi AXA Financial Indonesia.
Sementara
itu, Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan Fajriadinur mengatakan bahwa penerimaan
iuran peserta CoB dibedakan menjadi dua kelompok. Pertama, badan
usaha atau individu membayarkan iuran jaminan kesehatan langsung kepada BPJS
Kesehatan dengan menggunakan Virtual Account masing-masing
badan usaha atau individu, sebagaimana yang biasa dilakukan. 
Kedua, perusahaan
asuransi swasta yang melakukan CoB dengan BPJS Kesehatan, bisa bertindak
sebagai pembayar iuran jaminan kesehatan yang diikutkan dalam CoB menggunakan
Virtual Account masing-masing badan usaha atau individu.
“Perusahaan
asuransi swasta menerima nomor Virtual Account dari
masing-masing badan usaha dan peserta individu, selanjutnya perusahaan asuransi
meneruskan pembayaran iuran dari pemegang polis kepada BPJS Kesehatan paling
lambat tanggal 10 per bulan,” jelas Fajriadinur.
Untuk
pengajuan klaim, tambah Fajriadinur, perusahaan asuransi swasta yang menjalin
CoB dengan BPJS Kesehatan bisa mengajukan klaim secara kolektif setiap bulan
paling lambat tanggal 10 per bulannya. Pada pelayanan kesehatan tingkat
lanjutan, jika pelayanan kesehatan diberikan di fasilitas kesehatan BPJS
Kesehatan, maka BPJS Kesehatan bertindak sebagai pembayar pertama.
“Sedangkan
apabila pelayanan kesehatan diberikan di fasilitas kesehatan yang tidak
bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, maka perusahaan asuransi swasta bertindak
sebagai pembayar pertama. Selanjutnya perusahaan asuransi swasta tersebut bisa
mengajukan klaim kepada BPJS Kesehatan,” paparnya.
Saat
ini sudah ada 20 rumah sakit yang belum bekerjasama dengan BPJS Kesehatan yang
akan melayani peserta CoB, diantaranya adalah RS Siloam Hospitals Kebon Jeruk,
RS Mitra Kemayoran, RS Pondok Indah, RS MMC, RS Pantai Indah Kapuk, dan
sebagainya.
Diharapkan
ke depannya, akan ada lebih banyak perusahaan asuransi swasta dan rumah sakit
swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, sebab benefit yang diberikan
luas dan ruang lingkup kepesertaan BPJS Kesehatan mencakup seluruh masyarakat
Indonesia. (R/bpjs)

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaBPIH Turun 308 Dolar AS, Pelunasan Biaya Haji 11 Juni—9Juli
Artikel berikutnyaPilpres 2014: Orang Dekat Prabowo Malah Mau Pilih Jokowi
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya