Beranda Hukum 14 Hari Operasi Sikat, Polda Lampung Ungkap 13 Kasus dan 9 Tersangka

14 Hari Operasi Sikat, Polda Lampung Ungkap 13 Kasus dan 9 Tersangka

219
BERBAGI
Ekspos Operasi Sikat Krakatau 2019.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Selama 14 hari berlangsungnya Operasi Sikat Krakatau 2019, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung mengungkap 13 Kasus C3 (curas, curat dan curanmor) dengan 9 tersangka.

Dari hasil pengungkapan kasus C3 tersebut, diamankan sejumlah barang bukti yakni empat unit sepeda motor (3 unit di Polda Lampung dan 1 unit berada di Polres Lampung Tengah), satu pucuk senjata api, 10 butir amunisi dan lainnya sebanyak 10 barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal umum (Direskrimum) Polda Lampung, Kombes Pol Barly Ramadany menuturkan, selama digelarnya operasi sikat krakatau, Polda Lampung mengungkap 14 kasus C3 (curas, curat dan curanmor).

“Pengungkapan kasus ini, hasil kerja keras tim Jatanras Polda Lampung,”ujarnya konferensi pers di Mapolda Lampung, Rabu (17/7/2019).

Barly mengungkapkan, pengungkapan kasus dalam operasi sikat meningkat, namun pengungkapan kasus yang disampaikan ini baru sebagian saja dan belum semuanya karena pelaksanaan operasi sikat krakatau masih terus berjalan.

“Pelaksanaan Operasi Sikat Krakatau dimulai dari tanggal 5 Juli 2019. Selama digelar hingga sekarang ini 12 Juli 2019, berhasil diungkap 13 kasus,”ungkapnya.

Dari 13 kasus yang diungkap, kata Barly, seperti kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 7 kasus, lalu kasus pencurian dengan pemberatan (curat) 6 kasus dan kasus kepemilikan senjata api 1 kasus.

“Dari sejumlah kasus yang diungkap ada 9 tersangka yang diamankan. Tujuh tersangka non TO (target Operasi) dan dua tersangka merupakan TO,”bebernya.

Menurutnya, selama dilaksanakannya Operasi Sikat Krakatau ada penurunan aksi kejahatan, dibanding sebelum dilaksanakannya operasi tersebut.

“Ada penurunan tren kejahatan dibanding sebulan sebelum digelarnya operasi sikat. Untuk ungkap dan jumlah kejadian, kita berupaya menekan supaya menurun,”jelasnya.

Untuk barang bukti yang diamankan dari 13 kasus yang diungkap, lanjut Barly, ada sebanyak 26. Diantaranya, satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, 12 butir amunisi, empat unit sepeda motor, dua buah obeng, tiga unit ponsel dan lainnya sebanyak 10 barang bukti.

“Untuk penyerahan senpi di Polda Lampung belum ada, tapi untuk di wilayah Polre Jajaran ada dan saat ini masih berlangsung.”pungkasnya.

Loading...