Beranda News Nasional 2 Ketua PPS Meninggal, KPU Bekasi Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Ketua PPS Meninggal, KPU Bekasi Minta Evaluasi Menyeluruh

239
BERBAGI
Jenazah Ketua PPS TPS 32, Kelurahan Bojongrawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Fransiscus A. Ismantara disemayamkan di rumah duka. Dia meninggal dunia akibat kelelahan usai menjalankan tugas sebagai PPS. Tempo/Adi Warsono

TERASLAMPUNG.COM — Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan dua orang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau Ketua PPS meninggal usai menjalankan tugas selama pelaksanaan pemilihan umum yang berlangsung pada Rabu, 17 April 2019.

Dua Ketua PPS meninggal, kata Nurul, adalah Fransiscus A. Ismantara, 53 tahun, Ketua KPPS TPS 031 di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu. dan Salahudin (43), Ketua PPS TPS 081 di Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

“Kami turut beduka cita dengan kejadian ini, mereka adalah ujung tombak dari pesta demokrasi,” kata Nurul, Jumat, 19 April 2019. Dengan kejadian Ketua KPPS meninggal, menurut Nurul, harus ada evaluasi menyeluruh ihwal penyelenggaran pemilu. Sebab, kata dia, pemilu serentak tahun ini memberikan beban cukup berat kepada KPPS yang bertugas di TPS. “Ada lima surat suara, ngitungnya lama,” ujar Nurul.

Ismantara meninggal pada Jumat, 19 April 2019, pukul 04.50 WIB. Dia meninggal akibat serangan jantung diduga akibat kelelahan. Sebab, beberapa jam setelah melaksanakan tugas, korban mengeluh sakit di dada. Keluarga sempat menawarkan untuk dibawa ke rumah sakit, namun menolak.

Kondisi Ismantara semakin memburuk, hingga akhirnya pagi tadi, sekitar pukul 03.00, dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth, Rawalumbu. Di sana, dokter sudah angkat tangan, karena diberikan obat lewat infus pun tidak mempan. Tensi darahnya juga tidak kunjung stabil. Ismantara dinyatakan meninggal pukul 04.50.

Adapun Salahudin meninggal karena kecelakaan di Pekayon, Bekasi Selatan, pada Kamis, 18 April 2019, pukul 07.00. Diduga hilang konsentrasi karena kelelahan usai bertugas sampai pukul 04.00, Salahudin bertabrakan dengan truk usai menyalip.

Baca juga: Pelanggaran Pemilu, 4 TPS di Jaktim Berpotensi Coblos Ulang

Korban sempat dilarikan ke RS Kartika Husada, namun nyawanya tak tertolong. Menurut Nurul, meski dalam kondisi cukup melelahkan, kedua Ketua PPS meninggal itu telah berkerja keras dan memastikan proses pemilu berjalan lancar. “Saya bersama jajaran KPU Kota Bekasi sudah menjenguk ke rumah duka,” kata dia.

Tempo.co

Loading...