Beranda Hukum Narkoba 2019, BNN Lampung Tembak Mati Empat Bandar Narkoba

2019, BNN Lampung Tembak Mati Empat Bandar Narkoba

233
BERBAGI
Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Ery Nursatary menjelaskan hasil pengungkapan kasus narkotika yang ditangani BNN Lampung sepanjang tahun 2019.
Kepala BNN Lampung Brigjen Pol Ery Nursatary menjelaskan hasil pengungkapan kasus narkotika yang ditangani BNN Lampung sepanjang tahun 2019.

TERASLAMPUNG.COM — Selama setahun (2019), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menembak mati empat bandar narkoba, mengungkap 10 kasus narkoba, dan menahan 35 tersangka. Menurut Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Ery Nursatary, keempat bandar narkoba ditembak karena berusaha melawan petugas.

“Dari 35 yang kami tangkap, 32 tersangka mencoba melawan saat diamankan sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. Namun, empat orang meninggal karena tidak tertolong, dan 28 orang tertolong,” kata Brigjen Pol Ery Nursatary pada acara rilis akhir tahun di Kantor BNNP Lampung, Senin, 30 Desember 2019.

Menurutnya, barang bukti yang disita dari puluhan kasus itu adalah sabu-sabu sebanyak 65.880,84 gram, ekstasi sebanyak 4.975 butir, dan ganja 58.500 gram.

Ery mengaytakan, selain mengungkap kasus narkoba, BNPP Lampung juga melakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurut Erydalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, BNNP Lampung melakukan rangkaian penyuluhan penyuluhan dengan sasaran puluhan ribu orang.

“Peserta penyuluhan pada 2019 sebanyak 64.444 orang. Jumlah ini turun dibanding tahun 2018 yang mencapai 70.521 orang,” katanya.

Sedangkan pada kegiatan deteksi dini terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui test urine, sepanjang tahun 2019 BNNP Lampung menyasar  2.807 orang. Hasilnya:  45 orang positif mengonsumsi narkoba.

“Pada kegiatan intervensi terhadap daerah rawan narkoba. Antara lain di di Desa Wiralaga I dan II Kecamatan Mesuji. Kami memberikan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa tersebut,” kata dia.

Selain itu, kata Ery, BNNP Lampung juga melakukan rehabilitasi terhadap korban penyalahguna narkoba.

“Pada 2019 ada 528 orang yang kami tangani. Mereka menjalani rawat jalan baik di Klinik Pratama BNNP Lampung, IPWL Kemenkes, maupun di IPWL Kemensos. Dari 528 orang itu, yang telah menjalani layanan pasca rehabilitasi sebanyak 248 orang,” katanya.

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaPlt Bupati Muara Enim Perintahkan Tangkap Harimau Hidup atau Mati, Ini Kata BKSDA
Artikel berikutnyaPolda Lampung Bekuk Pembuat Senjata Api Rakitan di Lampung Timur
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya