27 WNA Berizin Tinggal Tercatat di Kantor Imigrasi Kotabumi

  • Bagikan
Kantor Imigrasi Kotabumi, Lampung Utara. (ilustrasi)

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Jumlah warga negara asing (WNA) yang mengantongi izin tinggal sementara di wilayah kerja kantor Imigrasi kelas III, Kotabumi, Lampung Utara ‎mencapai 27 orang. Ke-27 WNA itu tersebar di 7 kabupaten yang menjadi wilayah kerja kantor Imigrasi Kotabumi.

“Ke-27 WNA yang mengantongi KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) itu tersebar pada tujuh kabupaten yang menjadi wilayah kerja kami,” kata Kepala kantor Imigrasi, Noor Agus Hidayat, di kantornya, Kamis (5/1/2017).

Noor Agus Hidayat mengatakan, ‎ke-7 kabupaten itu, yakni Lampung Utara, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Barat, dan Pesisir Barat. Kabupaten Way Kanan menempati urutan teratas dengan 13 WNA di wilayahnya. Adapun WNA yang ada di Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Utara sama – sama memiliki empat WNA. Selanjutnya, Kabupaten Mesuji dengan 3 WNA, Tulang Bawang Barat dengan 2 WNA, dan Pesisir Barat dengan 1 WNA.

“Total ada 13 WNA yang ada di Kabupaten Way Kanan,” terangnya.

Menurut dirinya, dari 27 WNA itu, 19 di antara bekerja di sejumlah perusahaan yang tersebar di ketujuh kabupaten tersebut.‎ Sisanya, merupakan WNA yang turut dengan istrinya dengan mengantongi KITAS. Para pekerja asing yang ada di wilayah kerja itu, seluruhnya memiliki dokumen resmi mulai dari izin kerja hingga KITAS.

“Tenaga Kerja Asing (TKA) itu didominasi oleh TKA asal Malaysia dengan total 14 orang. Sisanya berasal dari Taiwan, India, Korea Selatan, dan Thailand,” kata dia.

Noor Agus Hidayat kembali mengatakan, sejauh ini belum ditemukan adanya ‎TKA di wilayah kerja mereka. Sementara, untuk pengawasan orang asing, telah ada tim pengawasan orang asing atau Tim Pora yang terdiri dari Imigrasi, Polri, TNI, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pariwisata. Karena, sejatinya, pengawasan terhadap orang asing tak hanya tugas dari pihak Imigrasi melainkan tugas semua pihak.

“Tim Pora yang ada di masing – masing daerah ini bertugas untuk mengawasi kemungkinan adanya orang asing ilegal di daerah mereka,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga selalu menerjunkan para petugasnya tiap bulannya ke seluruh daerah yang menjadi wilayah kerja mereka. Tujuannya tak lain untuk memantau dan mengawasi adanya WNA yang tak memiliki dokumen resmi atau dokumennya telah habis‎ masa berlakunya.

‎”Tiap bulannya, kami sebar petugas kami ke daerah – daerah yang menjadi wilayah kerja agar tak ada WNA ilegal,” kata dia.

  • Bagikan