32 Pejabat Eselon II Pemkab Lampura Ikuti Uji Kompetensi Jabatan

Kepala Bidang Mutasi dan Promosi di Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Herman
Kepala Bidang Mutasi dan Promosi di Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Herman
Bagikan/Suka/Tweet:

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Sebanyak 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lampung Utara bakal mengikuti uji kompetensi jabatan pada 1-3 Desember mendatang. Uji kompetensi ini untuk mengukur kelayakan mereka pada posisi yang selama ini mereka tempati.

“Sesuai jadwal, pelaksanaan uji kompetensi akan dilakukan di rentang waktu tersebut. Lokasinya akan bertempat di Bandarlampung,” jelas Kepala Bidang Mutasi dan Promosi di Badan Kepegawaian dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Herman, Selasa (29/11/2022).

Pelaksanaan uji kompetensi ini sendiri ditujukan untuk mengukur kelayakan setiap para pejabat esleon II pada posisi yang telah mereka tempati selama ini. Jika memang nantinya hasil uji kompetensi memperlihatkan bahwa pejabat tersebut lebih layak di tempat lain maka tak menutup kemungkinan yang bersangkutan akan dipindah ke tempat baru.

“Begitu juga sebaliknya. Jadi, uji kompetensi ini sangat penting bagi setiap pejabat eselon II,” paparnya.

Herman menyampaikan, perpindahan posisi akan dilakukan tanpa terkecuali jika memang hasil uji kompetensi merekomendasikan hal tersebut. Meski begitu, ‎mereka juga tak menutup kemungkinan ada pejabat yang dibebastugaskan dari jabatannya. Kebijakan itu dikhususkan untuk lima pejabat yang telah menempati posisinya lebih dari lima tahun.

“Khusus kelima pejabat tersebut, mereka kemungkinan besar akan dipindahkan‎, atau bisa jadi dibebastugaskan dari jabatan,” tutur dia.

Ia mengatakan, dalam uji kompetensi jabatan kali ini, pesertanya berjumlah 32 orang. Mereka akan menjalani tes tertulis dan tes wawancara. Sebelumnya, ke-32 pejabat tersebut telah melalui tahapan pemberkasan. Setiap tahapan memiliki penilaian tersendiri.

“Hasil uji kompetensi akan disampaikan ke pak bupati, dan Komisi Aparatur Sipil Negara. Setelah semuanya dilakukan, tahapan selanjutnya akan dilakukan pelantikan para pejabat eselon II,” katanya.