37 Ton Oli Bekas yang Disita Polda Lampung Merupakan Bahan Baku Oli Palsu

  • Bagikan
Oli palsu.

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Kasubdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, AKBP Ferdyan Indra Fahmi mengatakan, barang bukti 37 ton oli bekas yang disita dari gudang penyimpanan di Lampung Tengah, merupakan hasil penyelidikan petugas di lapangan.

“Oli bekas sebanyak 37 ton tersebut, disita dari tersangka DAM dan MS,”ujar Ferdya, Selasa (15/11/2016).

Ferdiyan mengutarakan, puluhan ton oli bekas tersebut, akan dijual atau dikirimkan ke penampung yang ada di daerah Jakarta. Menurutnya, dalam sekali pengiriman, sebanyak 10 ton dan pengirimannya melalui jalur darat.

“Oli bekas tersebut, ditengarai akan dijadikan bahan baku untuk oli palsu yang dikemas seperti asli,”ungkapnya.

Selanjutnya, kata Ferdyan, sebelum diedarkan ke pasaran, oli tersebut akan diolah kembali lalu dimasukkan ke dalam kemasan oli.

“Oli bekas yang sudah diloah itu, seperti oli baru dalam kemasan. Padahal, isinya oli bekas yang sudah menjadi limbah,”terangnya.

Dikatakannya, dengan diungkapnya oli bekas tersebut, pihaknya mencegah peredaran oli palsu yang ada di pasaran.

“Jadi peredaran oli palsu ini kami hentikan langsung dari hulunya, maka konsumen dapat terhindar dari pembelian oli palsu,”jelasnya.

  • Bagikan